Begini Kronologi Pelaku Bantai Ibu Muda dan Anak Balita di Temanggung

Jum'at, 15 Mei 2020 - 07:12 WIB
loading...
Begini Kronologi Pelaku...
Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali saat memberikan keterangan dan menunjukkan barang bukti kepada wartawan. FOTO : IST
A A A
TEMANGGUNG - Polisi menangkap pelaku pembantaian terhadap ibu muda beserta anak balitanya di Temanggung Jawa Tengah. Pelaku tak lain adalah kekasih gelap korban, yang datang untuk menanyakan tentang status hubungan mereka.

Pelaku diketahui bernama Supriyadi (38) alias Gareng, warga Desa Tleter RT 1/1 Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung. Buruh pembuatan batako itu belum pernah memiliki catatan hukum.

Sementara korban adalah Ernawati (25), warga Desa Tleter RT 2/1 Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung, serta anaknya NVA (5). Ernawati saat ini masih belum sadar dan masih perawatan di RST Magelang, sementara anaknya meninggal dunia.

Kapolres Temanggung AKBP Muhammad Ali mengatakan, peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu 13 Mei sekira pukul 04.30 WIB. Tersangka pergi dari rumahnya dan menuju ke tempat kerjanya pembuatan batako untuk mengambil palu.

"Lalu tersangka menunggu nenek korban pergi Salat Subuh. Setelah melihat nenek korban pergi Salat Subuh, tersangka masuk ke rumah korban yang tidak dikunci dan kemudian mengunci pintu," kata Ali, Kamis (14/5/2020). (Baca juga : Detik-Detik Penangkapan Pembantai Ibu Muda dan Anaknya )

"Lalu tersangka masuk ke kamar korban yang mana di kamar korban tersebut terdapat korban dan anaknya yang sedang tertidur. Lalu tersangka menanyakan kepada korban kepastian hubungan antara tersangka dan korban," terangnya.

Dalam kesempatan itu, korban tak memberikan jawaban yang jelas hingga memicu kemarahan pelaku. Seketika dia melayangkan pukulan ke korban menggunakan palu yang telah disiapkan.

"Korban tidak memberikan kepastian tersebut, lalu tersangka marah dan memukul kepala korban dengan palu sebanyak empat kali ke arah kepala," tambahnya.

"Kemudian anak korban bangun sambil menangis dan oleh tersangka dipukul dengan palu sebanyak dua kali ke arah kepala. Lalu tersangka memukul lagi korban ke arah kepala sebanyak empat kali," ungkapnya.

Setelah memastikan korban dan anaknya tidak bergerak, tersangka keluar rumah lewat pintu belakang. Tak berselang lama, nenek korban tiba di rumah setelah melaksanakan Salat Subuh.

"Lalu sekira pukul 05.00 WIB, nenek korban pulang ke rumah, namun pintu rumah terkunci. Setelah diketuk-ketuk tidak ada yang membukakan, nenek korban masuk lewat pintu belakang," tutur dia.

Saat masuk ke rumah, perempuan itu terkejut melihat korban dan anaknya tergeletak berlumuran darah. Seketika, dia berteriak minta tolong hingga warga berdatangan.

"Korban dan anaknya sudah tergeletak di kamar dengan bersimbah darah. Lalu nenek korban berteriak dan datang warga yang kemudian membawa korban beserta anaknya ke RSUD Temanggung untuk dilakukan perawatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kaloran," tutupnya.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved