Gara-gara Baju, Ibu di Demak Dipolisikan Anak Kandungnya Karena Penganiayaan

Minggu, 10 Januari 2021 - 09:40 WIB
loading...
Gara-gara Baju, Ibu...
Seorang ibu di Desa Banjarsari, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dipolisikan anak kandungnya, hanya gara-gara baju. Foto/iNews TV/Sukmawijaya
A A A
DEMAK - Gara gara baju, seorang ibu asal Desa Banjarsari, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, dipolisikan anak kandungnya . Walau sudah lima kali polisi mendamaikan kasus ini, si anak tetap bersikukuh ingin memenjarakan ibu kandungnya.

(Baca juga: Medan Digemparkan Rekaman Aksi Kekerasan, 2 Pria Pukuli 2 Anak Yatim )

Sumiyatun (36) warga RT 4 RW 4 Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, harus berurusan dengan polisi karena laporan penganiayaan anak . Namun yang membuat dia harus mengelus dada, laporan tersebut datang dari anak kandungnya, Agesti Ayu Wulandari (19).

Kasus ini berawal dari kedatangan anak bersama suamianya, yaitu Khoirul Rohman di rumahnya Desa Banjarsari, pada Agustus 2020. Sejak pengajuan cerai Sumiyatun dengan suaminya, Agesti ikut ayahnya ke Jakarta.



Saat anaknya akan mengambil baju di rumahnya, Sumiyatun sempat mengatakan, bahwa bajunya tersebut sudah dibuang. Mendadak anaknya marah, hingga mendorong Sumiyatun agar jatuh. Karena refleks, Sumiyatun pun berusaha memegang anaknya, namun sayang hanya ujung kukunya yang justru melukai wajah korban .

Tidak terima dengan pelakukan tersebut, Agesti pun membalas hingga terjadi perkelahian anak dan ibu . Sejak peristiwa tersebut, Sumiyatun dilaporkan polisi, dan pada Jumat (8/1/2021) sore, Sumiyatun yang sudah berstatus tersangka, secara resmi ditahan oleh Polres Demak.

(Baca juga: Ada Jadwal Gereja Pagi, Diego Pilih Terbang Bersama Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 )

KBO Satreskrim Polres Demak, Iptu Mujiono menyebutkan, penahanan Sumiyatun untuk kepentingan proses penyidikan tahap kedua atau P21, sehingga dapat diselesaikan oleh petugas. "Kasus ini akan dilimpahkan ke kejaksaan, untuk disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Demak," tuturnya.

Kepolisian sempat mendamaikan pertikaian ibu dan anak ini, namun lima kali upaya mediasi yang dilakukan petugas ditolak oleh Agesti, hingga korban membuat surat pernyataan resmi untuk memproses hukum ibunya.

(Baca juga: Dilecehkan Pimpinannya di Puskesmas, Perawat Ini Lapor ke Polres Tanggamus )

Sementara di rumah tersangka, baju milik Agesti masih tersimpan di lemari rumah. Aksi Sumiyatun mengatakan baju korban sudah dibuang, lantaran emosi anaknya telah berani dengan dirinya.

Kakek korban, Sudarno menyebutkan, Agesti adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Sebelumnya Agesti adalah gadis yang sopan. "Belakangan sejak kasus gugatan perceraian orang tuanya, dia mulai memusuhi ibu kandungnya ," terangnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Daycare Little Aresha...
Daycare Little Aresha Jogja Dipastikan Tak Berizin, Polisi Tetapkan 13 Tersangka
Sahroni Desak Semua...
Sahroni Desak Semua Pengurus Daycare Yogyakarta yang Terlibat dalam Dugaan Penganiayaan Anak Dipidana
Murid TPQ Dianiaya Guru...
Murid TPQ Dianiaya Guru di Probolinggo, Kemenag Minta Aparat Proses Hukum Pelaku
Latih Kaum Ibu Bikin...
Latih Kaum Ibu Bikin Takjil Viral di Bekasi, Sandiaga Uno: Raih Cuan di Bulan Penuh Berkah
Tambah Cuan untuk Ibu-ibu,...
Tambah Cuan untuk Ibu-ibu, Sandiaga Uno Gelar Pelatihan Resep Viral di Depok
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Rekomendasi
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
Berita Terkini
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved