Jelang PPKM, Polda Jatim Revitalisasi Kampung Tangguh Semeru
Sabtu, 09 Januari 2021 - 08:50 WIB
loading...
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta bersama Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono saat mengunjungi Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Foto/Luk
A
A
A
SURABAYA - Menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin (11/1/2021), Polda Jawa Timur (Jatim) kembali merevitalisasi Kampung Tangguh Semeru sebagai upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran COVID-19.
Setiap Kampung Tangguh akan diisi oleh jajaran pemerintah, TNI dan Polri. Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat mengunjungi Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jumat (8/1/2021).
Secara langsung, dia mengecek kondisi penerapan Kampung Tangguh Semeru yang menjadi andalan Jatim dalam menekan penyebaran COVID-19.
Saat tiba di lokasi Nico berbincang dengan Satgas COVID-19 atau relawan, terkait dengan kesiapan atau kebutuhan yang perlu diberikan dukungan. Dengan menginventarisasi kebutuhan, dia berharap revitalisasi bisa lebih dimaksimalkan.
"Dalam Kampung Tangguh ini, Satgas COVID-19 setempat merupakan perpanjangan pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. Mereka yang paling mengetahui mobilitas masyarakat di lingkungannya," terangnya.
Setiap Kampung Tangguh akan diisi oleh jajaran pemerintah, TNI dan Polri. Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat mengunjungi Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Jumat (8/1/2021).
Secara langsung, dia mengecek kondisi penerapan Kampung Tangguh Semeru yang menjadi andalan Jatim dalam menekan penyebaran COVID-19.
Saat tiba di lokasi Nico berbincang dengan Satgas COVID-19 atau relawan, terkait dengan kesiapan atau kebutuhan yang perlu diberikan dukungan. Dengan menginventarisasi kebutuhan, dia berharap revitalisasi bisa lebih dimaksimalkan.
"Dalam Kampung Tangguh ini, Satgas COVID-19 setempat merupakan perpanjangan pemerintah dalam menanggulangi COVID-19. Mereka yang paling mengetahui mobilitas masyarakat di lingkungannya," terangnya.
Lihat Juga :