OPM Bakar Pesawat Misionaris di Bandara Pagamba Intan Jaya Papua

Kamis, 07 Januari 2021 - 15:46 WIB
loading...
OPM Bakar Pesawat Misionaris...
Foto hanggar pesawat MAF di Nabire Papua. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripaty
A A A
INTAN JAYA - Sekelompok orang yang mengklaim sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerang dan membakar pesawat terbang sipil di Bandara Pagamba, Distrik Biandoga, Kabupaten Intan Jaya , Papua.

(Baca juga: OPM Kalikopi Diduga Kelompok Bersenjata yang Menembaki Helikopter di Tembagapura)

Pesawat jenin Twin Otter milik perusahaan MAF dengan call sign PK-MAO itu dibakar di perbatasan Intan Jaya dengan Nabire, Papua, Rabu (6/1/2021). Aksi penyerangan dan pembakaran terjadi saat pesawsat bersiap untuk lepas landas dari Bandara Pagamba menuju Kota Nabire, Papua.

(Baca juga: Begini Kondisi Mobil Eks Trio Macan Chacha Sherly Usai Tabrakan Maut di Tol Semarang)

Pesawat milik misionaris MAF yang kerap beroperasi untuk melayani masyarakat di pedalaman Papua yang dipiloti oleh Pilot Alex Lupice itu membawa 7 orang penumpang. Awalnya pesawat ditahan oleh sekelompok orang di tengah Bandara perintis di Kampung Pagamba saat sedang bersiap untuk take off.

"Ada tujuh orang penumpang di dalam pesawat itu. Mereka semuanya termasuk pilot sudah di dalam pesawat, tiba-tiba ada satu rombongan orang datang dan menahan pesawat dan memaksa pilot serta seluruh penumpang untuk turun dari pesawat dan mereka melakukan keributan serta menyerang pilot dan penumpang" ungkap salah seorang karyawan MAF Nabire.

Pilot kemudian keluar dari pesawat dan hendak menanyakan masalah keributan itu. Namun sekelompok orang tersebut hendak menyerang pilot dengan panah dan alat tajam. Beruntung ada jemaat dari gereja setempat yang langsung menyelamatkan pilot dan dibawa ke gereja dekat bandara perintis tersebut," ungkapnya.

Pilot bernama Alex Lupice berkebangsaan Amerika serikat tersebut lolos dari serangan kelompok orang tersebut dan berhasil di evakuasi ke kota Nabire pada Kamis (7/1/2021) melalui Wamena.

Tak hanya menyerang pilot pesawat, sekelompok orang tersebut juga melakukan pembakaran pesawat. Base Manager MAF Nabire Paul Iswanto saat dikonfirmasi enggan menjelaskan peristiwa tersebut. Menurut Paul seluruh informasi terkait kejadian tersebut dapat ditanyakan langsung kepada pihak MAF induk di Sentani Jayapura.

"Kami sudah diminta untuk tidak menyampaikan informasi apapun ke publik. Jika membutuhkan informasi dapat melalui MAF Sentani di Jayapura" ungkap Paul di kantor MAF Nabire, Kamis (7/1/2021).

Namun terkait peristiwa atau kejadian dibakarnya pesawat MAF tersebut, Paul membenarkan telah terjadi peristiwa tersebut. Kondisi pilot, menurut Paul, dalam kondisi baik. Namun mengalami trauma berat atas kejadian tersebut. Saat ini Pilot Alex Lupice berkebangsan Amerika tersebut telah di terbangkan ke Jayapura untuk ditangani psikologis nya oleh tim medis dari pihak MAF Sentani.

"Ia memang benar telah terjadi kejadian itu, kondisi pilot saat ini baik. Tapi kondisi psikologisnya agak berat (trauma). Susah skali untuk berbicara karena trauma. Saat ini pilot sudah di bawa ke Sentani, kami tadi pagi sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Nabire, bisa langsung ditanyakan ke pihak Kepolisian" ungkap Paul singkat.

Sementara itu hingga saat ini, Wakapolres Nabire, Kompol Samuel Tatiratu mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari anggota yang telah diturunkan untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

"Baik, jadi kami belum mendapatkan informasi lengkap. Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres Nabire. Jadi kami masih menunggu laporan resmi dari pihak intel dan reskrim yang sudah turun untuk menyelidiki peristiwa ini. Kami akan berikan informasi kepada rekan-rekan wartawan jika sudah ada informasi lengkapnya," kata Samuel Tatiratu di Mapolres Nabire.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Operasi TNI di Papua...
Operasi TNI di Papua Jadi Sorotan Dunia, Pembebasan Pilot Dinilai Humanis dan Profesional
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved