Tak Mau Ambil Risiko, Pemkot Bogor Tangguhkan Pembelajaran Tatap Muka

Senin, 04 Januari 2021 - 15:45 WIB
loading...
Tak Mau Ambil Risiko,...
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (Kanan). Foto/SINDOnews
A A A
BOGOR - Rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Bogor yang sedianya dilaksanakan bulan ini akhirnya ditangguhkan. Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebutkan Pemkot Bogor belum membuka pembelajaran tatap muka di sekolah karena masih berisiko tinggi terjadi penularan COVID-19.

"Kesehatan dan keselamatan siswa dan seluruh pemangku kepentingan dunia pendidikan itu yang utama. Jadi kita tidak ingin mengambil risiko ketika kita terlalu cepat mengambil keputusan untuk membuka pembelajaran tatap muka di sekolah," kata Dedie, Senin (4/1/2021).

Dedie menyebut, penyebaran COVID-19 di Kota Bogor terbilang masih tinggi. Sejak beberapa bulan terakhir, penambahan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor mencapai angka 70-an kasus dalam sehari. (Baca juga; Belum Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Pemprov DKI Ajak Masyarakat Pelajari Laman Siap Belajar )

"Kalau dalam status, (Kota Bogor) hari ini masih dalam zona oranye. Akan tetapi zona merah sekarang dengan zona merah dulu itu berbeda, kalau kita lihat rata-rata tambahan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor, perhari kan sekitar 70 kasus, dulu waktu tambahan 30 saja sudah masuk zona merah," papar Dedie.

Dedie menyebut, kondisi tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Kota saat ini sudah mendekati kondisi krisis. Karena jumlah kasus aktif COVID-19 sudah jauh melebihi jumlah tempat tidur untuk pasien positif COVID-19. (Baca juga; Bekasi Tambah 50 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Stadion Patriot )

"Karena kapasitas rumah sakit yang hanya memiliki 544 tempat tidur, sementara sekarang kasus aktif positif hampir mendekati 1.200an. Jadi kemudian apakah kita mau mengambil risiko dengan membuka pembelajaran tatap muka di sekolah? kan itu kurang bijaksana," imbuh Dedie.

Sementara itu berdasarkan catatan Satgas COVID-19Kota Bogor, kasus positif COVID-19 bertambah 68 kasus pada Minggu (3/1/2021). Dengan tambahan 68 kasus baru itu, total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor bertambah menjadi 5.626 kasus. Dengan rincian, sebanyak 4.408 orang sembuh, 134 orang meningal dan 1.028 orang masih dalam perawatan dan pengawasan tim medis.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Pemerintah Batal Terapkan...
Pemerintah Batal Terapkan Pembelajaran Daring bagi Siswa
Pembelajaran Jarak Jauh...
Pembelajaran Jarak Jauh Dampak Hemat Energi Sebaiknya Dilakukan Selektif
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Infografis
Penerima LPDP Mangkir...
Penerima LPDP Mangkir Tak Mau Pulang, Negara Rugi Rp1,2 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved