PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur Siap Bantu Pemprov Wujudkan Kedaulatan Pangan
Rabu, 30 Desember 2020 - 11:00 WIB
loading...
Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur saat bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi. Foto/SINDOnews/Luk
A
A
A
SURABAYA - Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur (Jatim) siap membantu Pemprov setempat untuk mewujudkan kedaulatan pangan. Terutama di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.
"Kami akan menggelar rapat koordinasi khusus dengan pengurus bidang terkait untuk menangkap apa yang diharapkan gubernur," kata Ketua PW Pemuda Muhammmadiyah, Jatim Dikky Shadqomullah usai bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Selasa (29/12/2020).
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap peran pemuda, baik Pemuda Muhammadiyah, Ansor maupun Pramuka untuk bersinergi mewujudkan kedaulatan pangan di Jatim.
"Karena ini adalah lahan untuk dikerjakan anak muda yang butuh kerja keras, seperti di sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan," ujarnya.
Menurut dia, empat sektor, yakni perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan akan menjadikan kedaulatan pangan yang penting bagi Indonesia. Khususnya Jatim karena penduduknya mencapai 40 juta jiwa.
"Kami akan menggelar rapat koordinasi khusus dengan pengurus bidang terkait untuk menangkap apa yang diharapkan gubernur," kata Ketua PW Pemuda Muhammmadiyah, Jatim Dikky Shadqomullah usai bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Selasa (29/12/2020).
Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap peran pemuda, baik Pemuda Muhammadiyah, Ansor maupun Pramuka untuk bersinergi mewujudkan kedaulatan pangan di Jatim.
"Karena ini adalah lahan untuk dikerjakan anak muda yang butuh kerja keras, seperti di sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan," ujarnya.
Menurut dia, empat sektor, yakni perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan akan menjadikan kedaulatan pangan yang penting bagi Indonesia. Khususnya Jatim karena penduduknya mencapai 40 juta jiwa.
Lihat Juga :