Cegah Klaster Natal, Misa di Gereja Santo Ignatius Cimahi Dibatasi 200 Undangan
Selasa, 22 Desember 2020 - 15:26 WIB
loading...
Persiapan menjelang perayaan Natal di Gereja Santo Ignatius, Kota Cimahi, terus dilakukan. Pengelola membatasi jemaat yang hadir hanya 200 orang. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
CIMAHI - Pengelola Gereja Santo Ignatius, Kota Cimahi, membatasi jemaat yang akan menghadiri misa perayaan Natal pada Jumat (25/12/2020). Jemaat yang datang dan diperkenankan masuk ke dalam ruang acara hanya sebanyak 200 orang dan itupun hanya yang membawa undangan.
(Baca juga: Risma Masuk Kabinet Jokowi? Pengamat: Waktu yang Tepat Naik ke Level Nasional )
"Kondisi sedang pandemi COVID-19, jadi jemaat yang datang misa Natal dibatasi. Maksimal 200 orang dan itu juga ada undangannya, yang tidak bawa undangan tidak diperkenankan masuk," kata Panitia Tim Protokol Kesehatan Gereja Santo Ignatius, Cesillia Candy Putri Yulisan, Selasa (22/12/2020).
Dia menjelaskan, mereka yang hadir misa Natal juga harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat sesuai aturan pemerintah. Dari mulai datang wajib mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan, lalu diperiksa suhu tubuh, mengenakan masker, serta menjaga jarak dengan jamaat lainnya.
(Baca juga: Miris, Gadis 13 Tahun Dicekoki Miras Lalu Diperkosa di Pabrik Tahu)
Mereka yang mendapatkan undangan misa Natal merupakan perwakilan dari wilayah saja. Yakni, ada 16 wilayah dan dua stasi yang dijatah untuk 15 orang jemaat. Satu undangan hanya berlaku untuk satu orang dan semua kegiatan akan terfokus di dalam ruangan yang sudah disterilkan dengan disemprot disinfektan.
" Natal tahun ini tidak akan ada tenda di luar, seperti biasanya yang bisa menampung ribuan jamaat. Semua juga paham karena sedang kondisi COVID-19," tuturnya.
(Baca juga: Risma Masuk Kabinet Jokowi? Pengamat: Waktu yang Tepat Naik ke Level Nasional )
"Kondisi sedang pandemi COVID-19, jadi jemaat yang datang misa Natal dibatasi. Maksimal 200 orang dan itu juga ada undangannya, yang tidak bawa undangan tidak diperkenankan masuk," kata Panitia Tim Protokol Kesehatan Gereja Santo Ignatius, Cesillia Candy Putri Yulisan, Selasa (22/12/2020).
Dia menjelaskan, mereka yang hadir misa Natal juga harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat sesuai aturan pemerintah. Dari mulai datang wajib mencuci tangan di wastafel yang telah disediakan, lalu diperiksa suhu tubuh, mengenakan masker, serta menjaga jarak dengan jamaat lainnya.
(Baca juga: Miris, Gadis 13 Tahun Dicekoki Miras Lalu Diperkosa di Pabrik Tahu)
Mereka yang mendapatkan undangan misa Natal merupakan perwakilan dari wilayah saja. Yakni, ada 16 wilayah dan dua stasi yang dijatah untuk 15 orang jemaat. Satu undangan hanya berlaku untuk satu orang dan semua kegiatan akan terfokus di dalam ruangan yang sudah disterilkan dengan disemprot disinfektan.
" Natal tahun ini tidak akan ada tenda di luar, seperti biasanya yang bisa menampung ribuan jamaat. Semua juga paham karena sedang kondisi COVID-19," tuturnya.
Lihat Juga :