Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 2.650 Domba Asal Jatim ke Brunei
Senin, 21 Desember 2020 - 19:52 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat melepas 2.650 ekor domba dari Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari Surabaya dengan tujuan Brunei Darussalam di Terminal 1 Kargo Bandara Juanda Sidoarjo.
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya, Musyaffak Fauzi melepas 2.650 ekor domba dari Koperasi Peternak Indonesia Cita Berdikari Surabaya dengan tujuan Brunei Darussalam di Terminal 1 Kargo Bandara Juanda Sidoarjo, Senin (21/12/2020).
Sebanyak 2.650 ekor domba tersebut diberangkatkan melalui beberapa kali penerbangan. Domba-domba yang diekspor tersebut berasal dari beberapa daerah di Jatim seperti Tuban dan Lamongan. Dimana setiap ekor domba tersebut memiliki berat hidup antara 25-35 kilogram (kg) tiap ekor.
(Baca juga: PBB Restui Ganja Medis, Kepala BNN Jatim Angkat Bicara )
Khofifah mengatakan, ekspor ini merupakan prestasi luar biasa dimana koperasi peternak dari Jatim mampu menembus pasar internasional. Terlebih sudah ada permintaan dari beberapa negara lain khususnya Timur Tengah.
“Ini harapan baru dimana peternak domba di Jatim. Kebanyakan peternak adalah ibu-ibu karena domba dan kambing ini mengurusnya tidak terlalu berat. Para peternak ini nantinya akan dipandu dengan pelatihan agar bisa meningkat lebih tinggi khususnya untuk akses ekspor,” katanya.
Sebanyak 2.650 ekor domba tersebut diberangkatkan melalui beberapa kali penerbangan. Domba-domba yang diekspor tersebut berasal dari beberapa daerah di Jatim seperti Tuban dan Lamongan. Dimana setiap ekor domba tersebut memiliki berat hidup antara 25-35 kilogram (kg) tiap ekor.
(Baca juga: PBB Restui Ganja Medis, Kepala BNN Jatim Angkat Bicara )
Khofifah mengatakan, ekspor ini merupakan prestasi luar biasa dimana koperasi peternak dari Jatim mampu menembus pasar internasional. Terlebih sudah ada permintaan dari beberapa negara lain khususnya Timur Tengah.
“Ini harapan baru dimana peternak domba di Jatim. Kebanyakan peternak adalah ibu-ibu karena domba dan kambing ini mengurusnya tidak terlalu berat. Para peternak ini nantinya akan dipandu dengan pelatihan agar bisa meningkat lebih tinggi khususnya untuk akses ekspor,” katanya.
Lihat Juga :