Ini Penjelasan BMKG Terkait Longsor di Leuwisadeng Bogor
Rabu, 13 Mei 2020 - 22:33 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga, kata dia, fenomena di atas menyebabkan peluang terjadinya cuaca ekstrim di kabupaten Bogor masih tinggi hingga akhir Mei nanti. Wilayah kabupaten Bogor bagian barat dengan peluang tertinggi terjadinya cuaca ekstrim tersebut dibanding dengan bagian wilayah yang lain.
"Untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada bencana alam cuaca ekstim ditengah pandemi Covid-19 ini. Daerah dengan kemiringan lahan >45 derajat sangat rawan terjadi banjir bandang dan tanah longsor ketika hujan berturut-turut minimal 3 hari sebelumnya," jelasnya. (Baca juga: Pelanggar PSBB di Jakarta Barat Bakal Disanksi Bersihkan Toilet Umum )
Menurutnya hujan deras biasanya disertai angin kencang dan petir. Hindari sambaran petir yang bisa menginduksi manusia pada peralatan elektronika yang digunakan pada saat terjadi petir. "Berlindung pada tempat yang aman untuk menghindari angin kencang dan tanaman roboh dan benda jatuh," pungkasnya.
"Untuk itu dihimbau kepada masyarakat agar tetap waspada bencana alam cuaca ekstim ditengah pandemi Covid-19 ini. Daerah dengan kemiringan lahan >45 derajat sangat rawan terjadi banjir bandang dan tanah longsor ketika hujan berturut-turut minimal 3 hari sebelumnya," jelasnya. (Baca juga: Pelanggar PSBB di Jakarta Barat Bakal Disanksi Bersihkan Toilet Umum )
Menurutnya hujan deras biasanya disertai angin kencang dan petir. Hindari sambaran petir yang bisa menginduksi manusia pada peralatan elektronika yang digunakan pada saat terjadi petir. "Berlindung pada tempat yang aman untuk menghindari angin kencang dan tanaman roboh dan benda jatuh," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :