Dua Pekerja Pabrik Tewas Tertimpa Mesin Produksi Pecah Belah
Kamis, 16 April 2020 - 20:45 WIB
loading...
Dua Pekerja pabrik tewas tertimpa mesin produksi bahan pecah belah di PT Kedaung Medan Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Sumut, Kamis (16/4/2020). (Foto/ist)
A
A
A
DELISERDANG - Dua Pekerja pabrik tewas setelah kecelakaan kerja tertimpa mesin produksi bahan pecah belah di PT Kedaung Medan, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (16/4/2020).
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin mengatakan akibat kejadian tersebut dua orang korban karyawan meninggal dunia yakni Supriono (51) Kepala operator mesin, warga Jalan Sultan Serdang, Gang Buntu Pasar VIII, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang menderita luka pada bagian wajah lebam, keluar darah dari hidung, dada lebam, serta kepala bagian atas lebam.
“Sedangkan Sukarman (48) selaku mekanik packing warga Dusun I Gang Keluarga Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa menderita luka pada bagian wajah lebam dan keluar darah dari hidung,” jelasnya. (BACA JUGA: Usai Dikarantina di Lanud Soewondo, 60 TKI dari Malaysia Dijemput Pulang)
Kejadiannya sekira pukul 09.00 Wib, lanjut Kapolsek, saat itu kedua korban melaksanakan kerja seperti biasa di PT Kedaung Industri Ltd Kecamatan Tanjung Morawa.
Saat itu sedang memasang baut dan memakan waktu yang lama, kemudian Adi Sutrisno melihat baut berhasil dipasang Supriono. Namun, tiba-tiba dengan spontan saksi Adi Sutrisno berteriak karena merasa senang bautnya sudah terpasang.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Sawangin mengatakan akibat kejadian tersebut dua orang korban karyawan meninggal dunia yakni Supriono (51) Kepala operator mesin, warga Jalan Sultan Serdang, Gang Buntu Pasar VIII, Desa Buntu Bedimbar, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang menderita luka pada bagian wajah lebam, keluar darah dari hidung, dada lebam, serta kepala bagian atas lebam.
“Sedangkan Sukarman (48) selaku mekanik packing warga Dusun I Gang Keluarga Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa menderita luka pada bagian wajah lebam dan keluar darah dari hidung,” jelasnya. (BACA JUGA: Usai Dikarantina di Lanud Soewondo, 60 TKI dari Malaysia Dijemput Pulang)
Kejadiannya sekira pukul 09.00 Wib, lanjut Kapolsek, saat itu kedua korban melaksanakan kerja seperti biasa di PT Kedaung Industri Ltd Kecamatan Tanjung Morawa.
Saat itu sedang memasang baut dan memakan waktu yang lama, kemudian Adi Sutrisno melihat baut berhasil dipasang Supriono. Namun, tiba-tiba dengan spontan saksi Adi Sutrisno berteriak karena merasa senang bautnya sudah terpasang.
Lihat Juga :