Mesak-Ismail Unggul di Pilkada Nabire, Massa Pendukung Kovoi Keliling Kota

Sabtu, 19 Desember 2020 - 09:30 WIB
loading...
Mesak-Ismail Unggul...
Seusai pleno KPU Nabire pendukung Mesak-Ismail melakukan konvoi di pusat kota Kabupaten Nabire, Jumat (18/12/2020). Foto/Ist
A A A
NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire, menetapkan Mesak Magai-Ismail Djamaludin sebagai peraih suara terbanyak pada pemilihan kepala daerah 2020. Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung oleh koalisi PDIP, PPP, dan PKPI ini meraih suara 61.729 atau 36,44% dari sekitar 169.376 suara sah.

(Baca juga: Curi Tanaman Hias, Remaja di Medan Menangis Histeris Saat Dipertemukan dengan Ibunya )

Kandidat Mesak-Ismail hanya terpaut 0,18% dari perolehan Yufenia-Darwis, yang memperoleh suara sekitar 61.423 atau 36,26%. Kemudian di posisi ketiga dihuni Fransiskus-Tabroni, dengan mendulang suara 46.224 atau 27,29%.

Penetapan hasil akhir Pilkada Kabupaten Nabire, akan diputuskan pada rapat pleno KPU Kabupaten Nabire, penetapan tersebut dibayangi aksi protes dari pasangan calon Yufenia-Darwis, pada Kamis (17/12/2020) malam.

"Kita sudah sama-sama mengetahui pasangan calon yang unggul (peraih suara terbanyak). Jika ada yang merasa dirugikan, maka kami persilahkan mengajukan gugatan hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Ketua KPU Nabire, Wilhelmus Degei.

(Baca juga: Tolak Rapid Test di Pelabuhan Bakauheni, Ratusan Massa Pendukung Habib Rizieq Gagal ke Jakarta )

Selanjutnya, Degei menegaskan, telah melaksanakan seluruh tahapan Pilkada sesuai regulasi dan amanat konstitusi. Itu termasuk penerapan ikat suara atau sistem perwakilan pemilih yang dilakukan di Distrik Dipa dan Menou, yang diprotes kubu Yufenia-Darwis (YUDA).

"Sistem Noken juga sudah diterapkan saat Pilkada pada lima tahun lalu, tetapi tidak ada yang merasakeberatan. Namun, mengapa Pilkada sekarang penerapan sistem noken tersebut diprotes?," ujarnya.



Sementara, aktivis Demokrasi Bumi Cendrawasih, Leonardus O. Magai meminta masing-masing pasangan calon untuk dapat menenangkan para pendukungnya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama. "Apabila ada keberatan dari kandidat lain yang merasa dirugikan, maka laukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku," terangnya.

(Baca juga: Banjir Rendam Ribuan Rumah di Pamekasan, Warga Divakuasi ke Tempat Aman )

Semua persoalan Pilkada Nabire, menurut Magai harus diselesaikan melalui proses hukum yang berlaku. Termasuk terhadap penerapan sistem noken, ikat, perwakilan suara di Dipa dan Menou.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Ratusan Peserta Padati...
Ratusan Peserta Padati Nobar Pesta Babi di Sekretariat PMKRI Jakarta Pusat
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Miss Indonesia 2025...
Miss Indonesia 2025 dan Liliana Tanoesoedibjo Bangun Listrik Tenaga Surya untuk Masyarakat NTT
Berita Terkini
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Dokter Tifa Masuk Dittahti...
Dokter Tifa Masuk Dittahti Polda Metro Jaya, Ditahan?
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved