Polisi Tangkap 4 Tersangka Baru Aksi Kerusuhan di Perusahaan Tambang China PT VDNI

Jum'at, 18 Desember 2020 - 16:16 WIB
loading...
Polisi Tangkap 4 Tersangka...
Polda Sulawesi Tenggara kembali menetapkan empat tersangka provokasi dan pengrusakan di kawasan industri smelter PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi, Konawe. Foto iNews TV/Mukhtaruddin
A A A
KONAWE - Polda Sulawesi Tenggara kembali menetapkan empat tersangka provokasi dan pengrusakan di kawasan industri smelter PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi, Konawe, pada Senin (14/12/2020) lalu. Dimana akibat pembakaran dan pengrusakan tersebut perusahaan tambang asal China ini merugi sekitar Rp200 miliar.

Kabid Humas Polda Sulawesi tenggara, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, empat tersangka baru ditangkap pada Kamis 17 Desember 2020 di rumahnya.

Ke empat pelaku ini, satu diantaranya disangkakan Pasal 160 KUHP tentang pengrusakan dan atau Pasal 216 KHUP provokasi.
(Baca: Perusahaan Tambang China Rugi Rp200 Miliar Akibat Pembakaran Dump Truk, Alat Berat dan Mesin Smelter)

Dua pelaku disangkakan Pasal 170 dan Pasal 406 tentang pengrusakan, sementara satu pelaku disangkakan Pasal 170 Junto Pasal 187 tentang pengrusakan.

"Empat pelaku baru yang ditangkap baru ini masing masing KS disangkakan Pasal 160 KUHP dan atau Pasal 216 KUHP, SP dan AP. Keduanya disangkakan Pasal 170 KUHP Junto Pasal 406 KUHP dan SS disangkakan Pasal 170 KUHP Junto Pasal 187 KUHP," ujarnya.
(Bisa diklik : 5 Penggerak Demo Anarkis di Tambang Nikel PT VDNI Morosi Ditangkap)

Sebelumnya Kepolisan telah menetapkan lima tersangka yang diduga sebagai penggerak atau penanggung jawab aksi demonstrasi yang berujung bentrok dan aksi pembakaran puluhan kendaraan di Kawasan Industri Smelter PT VDNI Konawe.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Sampaikan Aspirasi Damai,...
Sampaikan Aspirasi Damai, Corong Rakyat: Demo Boleh, Anarkis Jangan
Gempa Magnitudo 3,9...
Gempa Magnitudo 3,9 Mengguncang Konawe
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Lemkapi: Tindakan Anarkis Rugikan Masyarakat
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Mahasiswa Diminta Sampaikan Aspirasi secara Konstitusional
Pos Pengamanan di Nabire...
Pos Pengamanan di Nabire Ditembaki dan Dibakar, 2 Orang Ditemukan Tewas
Media Iran Rayakan Kerusuhan...
Media Iran Rayakan Kerusuhan Minneapolis AS, Sebut Karma Instan
Ayatollah Khamenei:...
Ayatollah Khamenei: Iran Telah Mengalahkan AS
Khamenei Akhirnya Akui...
Khamenei Akhirnya Akui Ribuan Orang Tewas dalam Demo Iran, Sebut Trump Penjahat
Rekomendasi
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
Robot Humanoid Resmi...
Robot Humanoid Resmi Diangkat Jadi Bos di Perusahaan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved