Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov DKI Awasi Perdagangan Pangan

Senin, 14 Desember 2020 - 22:30 WIB
loading...
Jelang Natal dan Tahun...
Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan BPOM dan PPNS Polda Metro Jaya menggelar pengawasan produk pangan di pusat perbelanjaan Kelapa Gading, Jakarta Utara. SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan BPOM dan PPNS Polda Metro Jaya menggelar pengawasan produk pangan di pusat perbelanjaan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Etty Syartika mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian pengawasan pangan (makanan dan minuman) yang dilakukan di beberapa wilayah di Jakarta.

“Hari ini ada tiga tim yang turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan pangan, ada di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat,” kata Etty saat dilokasi, Senin (14/12/2020). (Baca juga; Pelaku Pembacokan di Kolong Jembatan Cilincing Berdalih Membela Teman )

Etty menerangan, dalam pemeriksaannya, tim menemukan sejumlah jenis produk yang tak layak edar seperti kemasan rusak, berakhirnya masa berlaku dan varian produk tidak memiliki izin edar. Termasuk dalam barang parcel yang kedapatan tidak memberikan keterangan kedaluarsa.

“Jenis produk yang tidak layak edar yang kami temukan yaitu makanan dalam kaleng seperti biskuit, susu, sarden dan buah kaleng. Ada juga salah satu produk kue kering pada parsel yang izin edarnya tahun 2018 sudah berakhir. Produk ini semuanya kami tarik untuk tidak diedarkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BB POM) Provinsi DKI Jakarta Safriansyah menerangkan, pihaknya akan berkordinasi untuk menelusuri produk yang tidak memiliki izin edar hingga ke produsen. (Baca juga; Telkomsel Siap Hadapi Lonjakan Trafik Data 10,19% di Natal dan Tahun Baru )

“Tadi yang kita temukan ada produk makanan beku instrustri pabrikan yang salah satu varian produk yang belum memiliki izin edar. Produsennya ada di kawasan Bogor, Jawa Barat makanya kami akan menelusuri bekerja sama dengan BB POM Provinsi Jawa Barat,” tutupnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Pasar Pet Food Premium...
Pasar Pet Food Premium Tumbuh, Bio Cat Bidik Pemilik Anabul
Rekomendasi
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved