64.831 Perantau Nekat Mudik, Pemkab Kebumen Minta Karantina Mandiri

Selasa, 12 Mei 2020 - 20:29 WIB
loading...
64.831 Perantau Nekat...
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kebumen Cokro Aminoto saat jumpa pers di Posko Penangggulangan COVID-19. Foto/Ist
A A A
KEBUMEN - Meski pemerintah telah memberi larangan untuk mudik, pada kenyataannya hingga hari ini pemudik atau pendatang terus bertambah. Gugus Tugas Kabupaten Kebumen mencatat sedikitnya ada 64.831 pendatang di Kebumen hingga Minggu 10 Mei 2020.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Kebumen Cokro Aminoto. Pihaknya terus menghimbau kepada para pendatang atau pemudik untuk melakukan karantina mandiri untuk memastikan tidak adanya kontak fisik selama minimal 1 hari.

"Kami tegaskan masyarakat disiplin melakukan karantina mandiri untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19," jelas Cokro yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kebumen.

Menurutnya, kesadaran untuk melakukan karantina mandiri sangatlah penting, karena kondisi kesehatan seseorang tidak bisa dipastikan, apakah bener-bener sehat dan bebas corona. Apalagi menurutnya, seseorang bisa saja positif tanpa gejala.

"Intinya kesadaran untuk di rumah saja, terutama untuk mereka yang baru saja mudik atau pendatang, karantina mandiri," tegas Cokro

Sementara itu, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Gugus Tugas, hingga Minggu 10 Mei 2020, Orang Dengan Pemantauan (ODP) tercatat 2.639 orang, 2.471 orang di antaranya telah selesai pemantauan. Sedangkan 168 orang masih dalam pemantauan.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 156 orang. 14 meninggal dunia tanpa hasil laborat, 41 orang di antaranya telah selesai pengawasan. Sedangkan PDP yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 25 orang.

Gugus Tugas juga menyampaikan, PDP dengan hasil negatif jumlahnya sebanyak 76 orang. "Bertambah dua orang PDP, dan hasil pemeriksaan dinyatakan negatif." jelas Cokro.

Dua pasien dalam pemantauan yang dinyatakan negatif setelah melakukan uji lab yaitu laki-laki berinisial R (37) yang merupakan pasien rujukan dari RS PKU Muhammadiyah Gombong. Kemudian satu pasien lainnya yang juga dinyatakan negatif yakni laki-laki berinisial US (33) yang merupakan pasien rujukan lab dari RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

Pasien positif COVID-19 Hingga saat ini tercatat 27 orang positif, 17 di antaranya dalam perawatan dan 8 sembuh dan 2 meninggal dunia.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bambang Haryo Menentang...
Bambang Haryo Menentang Keras Larangan Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor
Awal Tahun 2022, Sumsel...
Awal Tahun 2022, Sumsel Diprediksi Bebas COVID-19
Kemenkumham Salurkan...
Kemenkumham Salurkan Puluhan Ribu Paket kepada Masyarakat Terdampak COVID-19
Penyekatan di Perbatasan...
Penyekatan di Perbatasan Cirebon-Indramayu, Pemudik Tolak Tes Rapid Antigen
Larangan Mudik di Sumsel...
Larangan Mudik di Sumsel Diperpanjang Seminggu Lagi
Pemudik Asal Kuningan...
Pemudik Asal Kuningan yang Ingin Balik ke Jakarta Wajib Tes Antigen di Pos Penyekatan
Cara Pasang Roof Box...
Cara Pasang Roof Box di Mobil agar Aman Dipakai Mudik
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Rekomendasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved