Imbas Kasus COVID-19 Melejit, Ratusan Warga di Kecamatan Antapani Jalani Swab
Selasa, 08 Desember 2020 - 10:31 WIB
loading...
Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Kecamatan Antapani, Kota Bandung, per 7 Desember 2020 masih menjadi kecamatan penyumbang kasus COVID-19 tertinggi di Kota Bandung dengan jumlah mencapai 71 orang positif.
Akibat tingginya penyebaran Corona di kawasan itu, ratusan orang menjalani tes usap atau swab. Camat Antapani Rahmawati Mulia mengakui, imbas tingginya kasus COVID-19 di wilayahnya, setidaknya ada 192 orang menjalani tes swab.
Mereka adalah orang terdekat atau ring 1 yang kontak erat dengan warga positif COVID-19. "Dari tes swab itu, beberapa warga tercatat positif, dengan adanya penambahan positif aktif di Antapani. Swab dilakukan kepada orang terdekat, karena penyebaran terbesar berasal dari klaster keluarga," kata Rahmawati, Selasa (8/12/2020).
Swab kepada ratusan warga, kata dia, akan terus bertambah, seiring upaya tracing yang dilakukan terus menerus oleh Puskesmas. Sehingga akan diketahui status kesehatan warga yang kontak erat dengan warga yang konfirm positif aktif.
(Baca juga: Aplikator Transportasi Online Baru Marak, Keselamatan Penumpang Dipertanyakan)
Akibat tingginya penyebaran Corona di kawasan itu, ratusan orang menjalani tes usap atau swab. Camat Antapani Rahmawati Mulia mengakui, imbas tingginya kasus COVID-19 di wilayahnya, setidaknya ada 192 orang menjalani tes swab.
Mereka adalah orang terdekat atau ring 1 yang kontak erat dengan warga positif COVID-19. "Dari tes swab itu, beberapa warga tercatat positif, dengan adanya penambahan positif aktif di Antapani. Swab dilakukan kepada orang terdekat, karena penyebaran terbesar berasal dari klaster keluarga," kata Rahmawati, Selasa (8/12/2020).
Swab kepada ratusan warga, kata dia, akan terus bertambah, seiring upaya tracing yang dilakukan terus menerus oleh Puskesmas. Sehingga akan diketahui status kesehatan warga yang kontak erat dengan warga yang konfirm positif aktif.
(Baca juga: Aplikator Transportasi Online Baru Marak, Keselamatan Penumpang Dipertanyakan)
Lihat Juga :