Pastikan Bebas COVID-19, Polda Banten Rapid Test 4.000 Personel Penjaga TPS
Senin, 07 Desember 2020 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
"Sekitar kurang 4 ribu dilakukan rapid test. Wajib dilaksanakan, di Polda Sabara dan Provos dan untuk Brimob dilaksanakan di markas Brimob. Di masing-masing Polres melaksanakan juga," tuturnya.
Jika hasilnya ada yang reaktif, maka akan dilakulan pergantian personel. Kemudian, anggota yang reaktif akan di swab. Apabila ditemukan hasilnya positif COVID-19, maka personil akan dirawat di rumah sakit Bhayangkara Polda Banten.
"Untuk hasil kami harapkan semuanya non reaktif. Kalau ada yang reaktif ganti personil. Yang reaktif tadi akan dilanjutkan swab anti gen, kalau masih reaktif akan dilaksanakan PCR swab untuk memastikan peraonil positif COVID-19. Sedangkan untuk kelurangan akan diganti oleh personil cadangan. Peraonil cadangan juga dilaksanakan rapid test," ungkapnya.
Jika hasilnya betul positif Covid-19 personil akan dilakukan isolasi. "Ini sesuai arahan bapak Kapolda, Kapolri diisolasi di rumah sakit Bhayangkara Polda Banten, tidak diizinkan isolasi mandiri," imbuhnya.
Ia menjelaskan, dalam menajalankan tugasnya, setiap anggota diberi bekal kesehatan, terdiri dari masker, hansanitezer, vitamin C dan B kompleks. "Setelah tugas di kumpulkan lagi, untuk melakukan rapid test ulang. Kalau ada yang reaktif sama, akan dilakukan rapid anti gen sampai swab PCR," jelasnya
Jika hasilnya ada yang reaktif, maka akan dilakulan pergantian personel. Kemudian, anggota yang reaktif akan di swab. Apabila ditemukan hasilnya positif COVID-19, maka personil akan dirawat di rumah sakit Bhayangkara Polda Banten.
"Untuk hasil kami harapkan semuanya non reaktif. Kalau ada yang reaktif ganti personil. Yang reaktif tadi akan dilanjutkan swab anti gen, kalau masih reaktif akan dilaksanakan PCR swab untuk memastikan peraonil positif COVID-19. Sedangkan untuk kelurangan akan diganti oleh personil cadangan. Peraonil cadangan juga dilaksanakan rapid test," ungkapnya.
Jika hasilnya betul positif Covid-19 personil akan dilakukan isolasi. "Ini sesuai arahan bapak Kapolda, Kapolri diisolasi di rumah sakit Bhayangkara Polda Banten, tidak diizinkan isolasi mandiri," imbuhnya.
Ia menjelaskan, dalam menajalankan tugasnya, setiap anggota diberi bekal kesehatan, terdiri dari masker, hansanitezer, vitamin C dan B kompleks. "Setelah tugas di kumpulkan lagi, untuk melakukan rapid test ulang. Kalau ada yang reaktif sama, akan dilakukan rapid anti gen sampai swab PCR," jelasnya
(msd)
Lihat Juga :