Percepat Penanganan COVID-19 di Malang Raya, Khofifah: RS Lapangan Segera Operasi
Minggu, 06 Desember 2020 - 06:24 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyatakan Rumah Sakit Lapangan siap percepatan penanganan COVID-19 di Malang Raya.Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim, Bupati/Walikota dan Forkopimda di Malang Raya gerak cepat menangani Covid-19 dengan menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan Covid-19 di Graha Wiyata Praja BPSDM Jatim Malang, Sabtu (5/12),
Rakor ini penting dilaksanakan, terkait adanya peningkatan kasus Covid-19 akibat kluster keluarga serta libur panjang yang berlangsung beberapa waktu lalu. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu memastikan Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) Kota Malang sebagai Rumah Sakit Lapangan Malang untuk pasien Covid-19 bisa segera beroperasi.
(Baca juga: Khofifah Ajak Pengelola Tempat Wisata Maksimalkan Potensi UMKM Daerahnya )
Rencananya, RS Lapangan yang ada di Jalan Ijen Kota Malang itu memiliki kapasitas 306 tempat tidur. Pada tahap awal, kapasitas untuk menampung pasien konfirmasi positif COVID-19 akan disiapkan sebanyak 100 bed. Setelah itu, kapasitas akan ditambah, hingga nantinya optimal.
Usai Rakor, Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini menyampaikan, persiapan pemerintah dalam penanganan Covid-19 sangat bergantung pada kekuatan pentahelix di dalamya. Diantaranya pemerintah, media, kampus/akademisi, masyarakat, dan private sector. Termasuk IDI dan Persi di dalamnya.
Rakor ini penting dilaksanakan, terkait adanya peningkatan kasus Covid-19 akibat kluster keluarga serta libur panjang yang berlangsung beberapa waktu lalu. Salah satu langkah yang dilakukan yaitu memastikan Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) Kota Malang sebagai Rumah Sakit Lapangan Malang untuk pasien Covid-19 bisa segera beroperasi.
(Baca juga: Khofifah Ajak Pengelola Tempat Wisata Maksimalkan Potensi UMKM Daerahnya )
Rencananya, RS Lapangan yang ada di Jalan Ijen Kota Malang itu memiliki kapasitas 306 tempat tidur. Pada tahap awal, kapasitas untuk menampung pasien konfirmasi positif COVID-19 akan disiapkan sebanyak 100 bed. Setelah itu, kapasitas akan ditambah, hingga nantinya optimal.
Usai Rakor, Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini menyampaikan, persiapan pemerintah dalam penanganan Covid-19 sangat bergantung pada kekuatan pentahelix di dalamya. Diantaranya pemerintah, media, kampus/akademisi, masyarakat, dan private sector. Termasuk IDI dan Persi di dalamnya.
Lihat Juga :