Serikat Karyawan Semen Tonasa Bagikan Ribuan Paket Sembako
Selasa, 12 Mei 2020 - 17:10 WIB
loading...
Serikat Karyawan Semen Tonasa menyalurkan ribuan paket sembako untuk warga terdampak covid-19. Foto/SINDOnews/M Subhan
A
A
A
PANGKEP - Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) turut berkontribusi dalam penanganan wabah virus corona alias covid-19 dengan membagikan bantuan kebutuhan pokok alias sembako kepada warga dan mahasiswa. Ketua SKST, Said Chalik, menuturkan bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dari para karyawan Semen Tonasa.
SKST menargetkan 2.000 paket untuk dibagikan kepada warga yang terdampak covid-19. SKST melibatkan mahasiswa Pangkep dalam pendataan serta pendistribusian bantuan paket sembako ini.
“Intinya dalam kondisi apapun kita harus terus bersinergi dan saling membantu terutama dalam situasi krisis akibat pandemi global ini. Kiranya bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat di tengah wabah covid-19,” katanya, Selasa (12/5/2020)
Said berharap wabah covid-19 ini segera berlalu. Ia juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama berupaya mencegah penyebaran covid-19 dengan cara menaati protokol kesehatan, seperti pakai masker, cuci tangan, dan hindari kerumunan. “Jika tidak tidak ada urusan di luar rumah, diminta untuk di rumah saja,” ujar dia.
Baca Juga: Pekerja Terdampak Covid-19 di Bungoro Pangkep Terima Bantuan
SKST menargetkan 2.000 paket untuk dibagikan kepada warga yang terdampak covid-19. SKST melibatkan mahasiswa Pangkep dalam pendataan serta pendistribusian bantuan paket sembako ini.
“Intinya dalam kondisi apapun kita harus terus bersinergi dan saling membantu terutama dalam situasi krisis akibat pandemi global ini. Kiranya bantuan yang diberikan ini dapat membantu meringankan beban hidup masyarakat di tengah wabah covid-19,” katanya, Selasa (12/5/2020)
Said berharap wabah covid-19 ini segera berlalu. Ia juga mengajak seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama berupaya mencegah penyebaran covid-19 dengan cara menaati protokol kesehatan, seperti pakai masker, cuci tangan, dan hindari kerumunan. “Jika tidak tidak ada urusan di luar rumah, diminta untuk di rumah saja,” ujar dia.
Baca Juga: Pekerja Terdampak Covid-19 di Bungoro Pangkep Terima Bantuan
Lihat Juga :