Bupati Wihaji Sebut Ada Potensi Korupsi di Lingkungan Pemkab Batang

Jum'at, 04 Desember 2020 - 14:33 WIB
loading...
Bupati Wihaji Sebut...
Bupati Batang Wihaji bersama Wakil Bupati Suyono foto bersama Pimpinan Korwil VII KPK RI. (Istimewa)
A A A
BATANG - Bupati Batang Wihaji mengatakan ada beberapa potensi korupsi di lingkungan Pemkab Batang. Di antaranya, mulai dari perencanaan anggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, perizinan dan jual beli jabatan.

"Antikorupsi gampang diucapkan tapi juga butuh waktu untuk diimplementasikan," kata Wihaji saat menerima kunjungan Tim Korwil VII KPK RI, di aula kantor bupati setempat, Kamis (3/12/2020).

Dijelaskan, Kabupaten Batang dengan segala permaslahannya harus ada penanganan khusus untuk di jauhkan dari tindak pidana korupsi. "Sistem yang kita ciptakan merupakan bagian dari pencegahan agar tidak ada pelanggaran undang - undang yang merugikan negara," katanya.

Di hadapan Kepala Korwil VII KPK Brigjen Pol Bachtiar Ujang Purnama, Wihaji menjelaskan tentang program monitoring center for prevention (MCP)."Tentang perencanaan APBD berdasarkan input sudah 85,5 persen untuk triwulan ini. Pengadaan barang dan jasa masih rendah karena Batang belum menempatkan pejabat fungsional untuk pengadaan barang dan jasa. Sehingga nilainya masih 0," kata Wihaji.

Ia menjelaskan, untuk saat ini baru ada lima ASN yang mau ditempatkan menjadi pejabat fungsional. "Saat ini saya baru menandatangani lima pejabat fungsional untuk ditempatkan di pokja pengadaan barang dan jasa dengan tunjangan pokok penghasilan Rp7 juta," kata Wihaji.
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
Kejari Manggarai Barat...
Kejari Manggarai Barat Setor Rp2 Miliar Uang Korupsi ke Kas Negara
Prabowo Singgung Bupati...
Prabowo Singgung Bupati Tak Loyal Tangani Bencana Sumatera
Umrah di Tengah Bencana,...
Umrah di Tengah Bencana, Bupati Aceh Selatan Dicopot dari Ketua DPC Gerindra
Polisi Tetapkan 2 Tersangka...
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Dana Hibah Atlet Difabel Bekasi Rp7,1 Miliar
DPRD Halmahera Selatan...
DPRD Halmahera Selatan Dukung Penuh Bupati Bassam, Perindo Siap Kawal Arah Pembangunan Daerah
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Rekomendasi
Setelah Sintya Marisca,...
Setelah Sintya Marisca, VISION+ Perkenalkan Jeremie Tobing di First Look My Chef in Crime
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved