Ada Pemasangan Tenda, Bikin Polisi Yakin Ada Pelanggaran Prokes di Acara Najwa Shihab
Jum'at, 04 Desember 2020 - 09:12 WIB
loading...
Menjelang acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab dan peringatan Maulid Nabi, tenda sepanjang lebih dari 300 meter telah terpasang di Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemasangan tenda menjadi fokus utama kepolisian dalam mengusut kasus pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di acara pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab , Syarifah Najwa Shihab. Pemasangan tenda dinilai untuk mempersiapkan kedatangan banyak massa.
"Kira-kira (keperluan) tenda buat apa? Ya dalam rangka mempersiapkan banyak massa," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Jumat (4/12/2020).
Penyidik memang belum dapat memastikan jumlah undangan dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq tersebut. Hanya saja, polisi sudah mengantongi fakta bahwa ada persiapan untuk menerima estimasi massa dalam jumlah besar.
"Faktanya kan ada persiapan, ada tendanya itu sebagai wujud persiapan. Kalau misalnya enggak dipasang tenda atau enggak ada acara apa-apa, masa iya orang masang-masang tenda," bebernya. (Baca juga: Ciptakan Kerumunan, FPI Akui Langgar PSBB Jakarta)
Tubagus mengakui tenda memang tidak bisa dijadikan sebagai alat bukti. Tapi Tubagus mempersilakan publik yang menilai. "Silakan diambil kesimpulannya lah," ucapnya.
Penyidik Sudit Keamanan Negara (Kamneg) beberapa kali sudah berupaya memeriksa pegawai tenda, baik sopir, kenek hingga petugas pemasang tenda. Namun hingga kini belum satupun yang memenuhi panggilan.
Begitu juga Habib Rizieq yang absen memenuhi panggilan pemeriksaan pada Selasa, 1 Desember 2020. Penyidik telah menjadwalkan ulang pemeriksaan pentolan FPI itu pada Senin, 7 Desember 2020. (Baca juga: Polisi Masih Kejar Keterangan Saksi-saksi di Acara Hajatan Putri Habib Rizieq)
"Kira-kira (keperluan) tenda buat apa? Ya dalam rangka mempersiapkan banyak massa," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Jumat (4/12/2020).
Penyidik memang belum dapat memastikan jumlah undangan dalam acara pernikahan putri Habib Rizieq tersebut. Hanya saja, polisi sudah mengantongi fakta bahwa ada persiapan untuk menerima estimasi massa dalam jumlah besar.
"Faktanya kan ada persiapan, ada tendanya itu sebagai wujud persiapan. Kalau misalnya enggak dipasang tenda atau enggak ada acara apa-apa, masa iya orang masang-masang tenda," bebernya. (Baca juga: Ciptakan Kerumunan, FPI Akui Langgar PSBB Jakarta)
Tubagus mengakui tenda memang tidak bisa dijadikan sebagai alat bukti. Tapi Tubagus mempersilakan publik yang menilai. "Silakan diambil kesimpulannya lah," ucapnya.
Penyidik Sudit Keamanan Negara (Kamneg) beberapa kali sudah berupaya memeriksa pegawai tenda, baik sopir, kenek hingga petugas pemasang tenda. Namun hingga kini belum satupun yang memenuhi panggilan.
Begitu juga Habib Rizieq yang absen memenuhi panggilan pemeriksaan pada Selasa, 1 Desember 2020. Penyidik telah menjadwalkan ulang pemeriksaan pentolan FPI itu pada Senin, 7 Desember 2020. (Baca juga: Polisi Masih Kejar Keterangan Saksi-saksi di Acara Hajatan Putri Habib Rizieq)
Lihat Juga :