Chaidir-Suahrtina Tutup Kegiatan Kampanye dengan Doa dan Zikir
Kamis, 03 Desember 2020 - 22:00 WIB
loading...
Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Maros nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari menggelar zikir bersama. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Maros nomor urut 2, Chaidir Syam dan Suhartina Bohari menutup seluruh kegiatan kampanye dengan menggelar zikir dan doa bersama di Grand Hall Mandai, Maros, Kamis, (03/12/2020).
Selain Chaidir dan Suhartina, kegiatan yang disiarkan secara langsung di media sosial itu, juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemuka agama. Mereka mendoakan kemenangan Paslon yang dikenal Hati Kita Keren itu di Pilkada Maros .
Baca Juga: Debat Kedua Pilkada Maros, Chaidir-Suhartina Tampil Sajikan Data
Dalam sambutannya, Chaidir mengatakan, ia bersama Suhartina sudah setahun penuh menjalankan ikhtiar demokrasi sebagai paslon dan tiba saatnya semua usaha itu ditutup dengan doa, sebagai bentuk penyerahan diri atas takdir Tuhan.
"Hampir setahun penuh, kami menjalankan ikhtiar demokrasi , memasuki desa dan kelurahan, menyusuri gunung, dataran dan bahkan pesisir untuk menjumpai ribuan orang. Saatnyalah kami tawakkal dengan doa," katanya.
Chaidir menyebut, jika dirinya sangat yakin dengan ungkapan 'Man Jadda Wa Jada' siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan. Selama ini, ia bersama Suhartina telah bekerja maksimal dengan menemui masyarakat Maros hingga 30 titik sehari.
"Kerja maksimal akan melahirkan sesuatu yang optimal. Insyaallah kita semua telah telah melalui itu semua, sisanya kita berserah," ujarnya.
Selain Chaidir dan Suhartina, kegiatan yang disiarkan secara langsung di media sosial itu, juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pemuka agama. Mereka mendoakan kemenangan Paslon yang dikenal Hati Kita Keren itu di Pilkada Maros .
Baca Juga: Debat Kedua Pilkada Maros, Chaidir-Suhartina Tampil Sajikan Data
Dalam sambutannya, Chaidir mengatakan, ia bersama Suhartina sudah setahun penuh menjalankan ikhtiar demokrasi sebagai paslon dan tiba saatnya semua usaha itu ditutup dengan doa, sebagai bentuk penyerahan diri atas takdir Tuhan.
"Hampir setahun penuh, kami menjalankan ikhtiar demokrasi , memasuki desa dan kelurahan, menyusuri gunung, dataran dan bahkan pesisir untuk menjumpai ribuan orang. Saatnyalah kami tawakkal dengan doa," katanya.
Chaidir menyebut, jika dirinya sangat yakin dengan ungkapan 'Man Jadda Wa Jada' siapa yang bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkan. Selama ini, ia bersama Suhartina telah bekerja maksimal dengan menemui masyarakat Maros hingga 30 titik sehari.
"Kerja maksimal akan melahirkan sesuatu yang optimal. Insyaallah kita semua telah telah melalui itu semua, sisanya kita berserah," ujarnya.
Lihat Juga :