Polisi Periksa 13 Saksi Terkait Habib Rizieq Dirawat di RS Ummi

Selasa, 01 Desember 2020 - 12:50 WIB
loading...
Polisi Periksa 13 Saksi...
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan RS Ummi di Mapolresta Bogor Kota, Selasa (1/12/2020). Foto: Okezone
A A A
BOGOR - Polisi telah memeriksa 13 saksi terkait laporan Satgas Covid-19 Kota Bogor atas dugaan upaya menghalangi penanganan wabah penyakit menular kepada RS Ummi . Mereka yang diperiksa mulai dari jajaran direksi RS Ummi, MER-C, dan Satgas Covid-19 Kota Bogor. Diketahui, RS Ummi adalah tempat Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dan istri dirawat.

"Dari RS Ummi ini 2 merupakan perawat yang menangani saat itu, kemudian 5 dari pihak manajemen yakni Dirut, Dirum, Direktur Pelayanan, Direktur Pemasaran dan dokter jaga pada saat itu," ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser, Selasa (1/12/2020). (Baca juga:Tutupi Hasil Swab Test Habib Rizieq, RS Ummi Terancam Pidana)

Adapun dari hasil pemeriksaan yang dilakukan sejak Senin 30 November 2020, para saksi dicecar sekitar 20 hingga 30 pertanyaan. Keterangan itu sebagian besar berkaitan dengan prosedur.

"Semua ditanyakan mulai dari SOP, bagaimana kerja sama antara RS Ummi dengan Satgas, dengan Wali Kota, apakah benar mereka sebagai RS rujukan untuk penanganan Covid-19, terus bagaimana SOP-nya, bagaimana sistem laporan RS yang sudah ditunjuk sebagai penanganan Covid-19. Dari prosedur itu ada nggak yang dilanggar? Kalau yang dilanggar nanti bisa terlihat ada upaya untuk menghalangi," jelasnya.

Jika semua hasil pemeriksaan telah lengkap, penyidik akan menaikkan kasus ini ke tahap sidik dengan menetapkan tersangka pada pekan depan. Selain keterangan saksi, polisi juga mengumpulkan barang bukti berupa video rekaman dan surat-surat. (Baca juga:Bima Arya Cabut Laporan RS Ummi, Polisi: Oh Ngga Bisa, Ini Bukan Delik Aduan, Ini Pidana Murni)

"Hasil pemeriksaan kemarin tetap dilanjutkan artinya tetap menggali terhadap pasal-pasal yang kita sangkakan. Kemudian besok juga ada pemeriksaan. Mudah-mudahan hasil pemeriksaannya nanti bisa disimpulkan oleh penyidik dan tim, Insyaallah hari Senin, (7/11/2020) kita udah naik sidik," ungkap Hendri.

Pemeriksaan juga dilanjutkan hari ini, Selasa (1/12/2020) dengan memanggil 6 saksi. Mereka yang dipanggil mulai dari Satgas Covid-19 Kota Bogor, BPBD Kota Bogor, Dinas Kesehatan Kota Bogor, sekuriti, serta ahli pandemi," ucapnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Jokowi Buka Suara soal...
Jokowi Buka Suara soal Isu Keterlibatan Puan, AHY, dan Habib Rizieq di Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved