Tolak Merapat ke Pemerintah, Ketua PAN DIY Siap Lepas Jabatan
Selasa, 12 Mei 2020 - 00:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, para penjilat tidak memiliki rasa hormat dengan pendiri partai. "Kalau toh harus berpisah jalan, itu karena perbedaan prinsip dalam perjuangan. Bukan karena baper kongres. Narasi para penjilat di PAN justru yang baper kongres," kata Nazar.
Dia kembali mengingatkan DPP bahwa mayoritas pemilih PAN, khususnya di DIY, tidak menghendaki partai berlambang matahari itu bergabung dan menjadi bagian dari pemerintahan. Ini adalah tindak lanjut pada Pilpres lalu yang tidak memberi amanat untuk memilih Jokowi.
"Apa yang saya suarakan adalah suara mayoritas konstituen PAN DIY. Kalau DPP akan membawa kapal PAN berlabuh ke kekuasaan, itu pengkhianatan terhadap aspirasi konstituen dan akan membuat PAN semakin dijauhi rakyat," ujarnya.
Ketika disinggung dengan kader PAN dan anggota DPRD provinsi maupun kabupaten, Nazar menyerahkan kepada masing-masing pribadi. Sebab, masing-masing mewakili konstituennya. "Nanti paling tidak kita akan bersama di Pemilu 2024," katannya.
Dia kembali mengingatkan DPP bahwa mayoritas pemilih PAN, khususnya di DIY, tidak menghendaki partai berlambang matahari itu bergabung dan menjadi bagian dari pemerintahan. Ini adalah tindak lanjut pada Pilpres lalu yang tidak memberi amanat untuk memilih Jokowi.
"Apa yang saya suarakan adalah suara mayoritas konstituen PAN DIY. Kalau DPP akan membawa kapal PAN berlabuh ke kekuasaan, itu pengkhianatan terhadap aspirasi konstituen dan akan membuat PAN semakin dijauhi rakyat," ujarnya.
Ketika disinggung dengan kader PAN dan anggota DPRD provinsi maupun kabupaten, Nazar menyerahkan kepada masing-masing pribadi. Sebab, masing-masing mewakili konstituennya. "Nanti paling tidak kita akan bersama di Pemilu 2024," katannya.
(abd)
Lihat Juga :