Soal Tatap Muka Awal Tahun, SMA 78 Sebut Masih Bimbang
Selasa, 24 November 2020 - 06:46 WIB
loading...
Belajar tatap muka di sekolah. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/wsj.
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah wali murid SMA 78 Palmerah mengaku bimbang dengan rencana sekolah tatap muka awal tahun 2021. Mereka takut tatap muka akan memunculkan klaster baru Covid-19 .
Wakil Kepala Sekolah SMA 78 Jakarta, Zainuddin mengatakan, sebelum wacana tatap muka dibuka, pihaknya telah melakukan voting kepada orang tua siswa. Hasil sebagian besar orang tua menolak sekolah tatap muka. (Baca juga: Polemik Rencana Sekolah Tatap Muka, Wakil Wali Kota Bogor: Jangan Gegabah )
"Sekitar dua bulan lalu kita juga sudah pernah lakukan voting kepada orang tua murid berapa yang setuju atau tidak kalau sekolah dibuka lagi," kata Zainuddin ditemui di sekolahnya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin 23 November 2020.
Para orang tua, beralasan menolak tatap muka karena khawatir bila sekolah akan menjadi klaster penyebaran Covid-19. Terlebih kala itu penyebaran Covid-19 di Jakarta cukup masif. "Karena kekhawatirannya masih tinggi terhadap terpapar Covid-19," ujarnya.
Meski demikian, sejatinya SMA 78 sendiri mangaku siap jika sekolah tatap muka diadakan kembali. Hanya hal itu harus merujuk dari intruksi gubernur. (Baca juga: Menteri Izinkan Sekolah Tatap Muka, Kadis Pendidikan: Lutim Sudah Siap )
Wakil Kepala Sekolah SMA 78 Jakarta, Zainuddin mengatakan, sebelum wacana tatap muka dibuka, pihaknya telah melakukan voting kepada orang tua siswa. Hasil sebagian besar orang tua menolak sekolah tatap muka. (Baca juga: Polemik Rencana Sekolah Tatap Muka, Wakil Wali Kota Bogor: Jangan Gegabah )
"Sekitar dua bulan lalu kita juga sudah pernah lakukan voting kepada orang tua murid berapa yang setuju atau tidak kalau sekolah dibuka lagi," kata Zainuddin ditemui di sekolahnya, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin 23 November 2020.
Para orang tua, beralasan menolak tatap muka karena khawatir bila sekolah akan menjadi klaster penyebaran Covid-19. Terlebih kala itu penyebaran Covid-19 di Jakarta cukup masif. "Karena kekhawatirannya masih tinggi terhadap terpapar Covid-19," ujarnya.
Meski demikian, sejatinya SMA 78 sendiri mangaku siap jika sekolah tatap muka diadakan kembali. Hanya hal itu harus merujuk dari intruksi gubernur. (Baca juga: Menteri Izinkan Sekolah Tatap Muka, Kadis Pendidikan: Lutim Sudah Siap )
Lihat Juga :