Libur Akhir Tahun, Pemkot Bogor Wajibkan PNS Swab Test

Selasa, 24 November 2020 - 00:01 WIB
loading...
Libur Akhir Tahun, Pemkot...
Pemerintah Kota Bogor mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan perjalanan ke luar kota untuk swab test. Foto/SINDOnews
A A A
BOGOR - Pemerintah Kota Bogor mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang melakukan perjalanan ke luar kota untuk swab test . Kebijakan ini untuk mengantisipasi kasus penularan Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 saat masa libur panjang akhir tahun.

"Iya, saat ini peningkatan jumlah kasus COVID-19 sangat tinggi akibat aktivitas publik, seperti unjuk rasa, cuti bersama, kegiatan keagamaan, dan libur panjang. Untuk pengaturan libur seperti yang sudah dilaksanakan sebelumnya, ASN yang melakukan libur ke luar kota harus di swab test saat akan kembali bekerja," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Senin (23/11/2020).

Terkat aktivitas di perkantoran pelayanan publik saat sebelum maupun sesudah libur panjang, Pemkot Bogor masih memberlakukan aturan Work From Home. "Pembatasan pegawai di perkantoran lingkungan Pemkot Bogor saat ini yang dipakai masih aturan WFH dan itu masih berlaku," katanya. (Baca juga; Kota Bekasi Pastikan KBM Tatap Muka Januari 2021 untuk SD dan SMP di 12 Kecamatan )

Protokol Kesehatan Sekolah Tatap Muka di Bogor
Sementara itu, terkait persiapan pengaturan protokol kesehatan (prokes) saat sekolah tatap muka, Dedie yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bogor menyebutkan semua pemangku kepentingan wajib koordinasi.

"Untuk persiapan pendidikan tatap muka (PTM), disarankan agar semua pemangku kepentingan melakukan koordinasi agar dipastikan PTM berjalan aman," ungkapnya. (Baca juga; Polemik Rencana Sekolah Tatap Muka, Wakil Wali Kota Bogor: Jangan Gegabah )

Selain itu, kata dia, Kementerian Kesehata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Satgas COVID-19 daerah harus menyeleraskan.

"Kita harus menyelaraskan program vaksinasi sebagai salah satu syarat pelaksanaan PTM. Sehingga guru menjadi salah satu kelompok sasaran utama bersama nakes dan pendukung," tegas Dedie.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Korupsi Izin Tambang Bauksit, ASN Ditjen Minerba Ditahan
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan...
WFH ASN Tiap Jumat Dipastikan Lanjut untuk 2 Bulan ke Depan
Rekomendasi
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Hijriah?
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved