Terdampak Pandemi, Mensos Ringankan Beban 15 Ponpes dan LKS

Jum'at, 20 November 2020 - 22:37 WIB
loading...
Terdampak Pandemi, Mensos...
Mensos Juliari hadir di Pemalang menyalurkan bantuan sosial sembako untuk 15 lembaga Islam dan pondok pesantren, Jumat (20/11/2020).
A A A
PEMALANG - Terdampak Pandemi, Mensos Juliari Ringankan Beban 15 Ponpes dan LKS dengan Bantuan Rp3,8 Miliar

PEMALANG, JUMAT (20/11/2020) - Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan berbagai kelompok masyarakat terdampak pandemi yang belum tersentuh bantuan, segera mendapatkan bantuan.

Hari ini, Mensos Juliari hadir di Pemalang menyalurkan bantuan sosial sembako untuk 15 lembaga Islam dan pondok pesantren. Sebanyak 10.000 lembar masker dan 600 botol handsanitizer di Kabupaten Pemalang.

Mensos juga menyerahkan bantuan Rp15 Juta kepada 30 anak di Lembaga Kesejahteraan Anak (LKSA) di Pemalang. Total nilai bantuan mencapai lebih dari Rp3,8 miliar

Dalam sambutannya Mensos menyatakan, Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada para pembantunya untuk memastikan tidak ada warga negara yang tidak bisa makan karena pandemi.

"Bantuan ini merupakan bentuk langkah nyata pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan rakyat terdampak pandemi mendapatkan bantuan. Mudah-mudahan bantuan ini meringankan beban dan membantu mengurangi pengeluaran selama pandemi, " kata Mensos Juliari dalam sambutannya kepada perwakilan penerima bantuan di Pemalang, Jumat (20/11/2020).

Hari ini Mensos dan rombongan melakukan kunjungan ke berbagai kalangan masyarakat di Pemalang, Purbalingga dan Purwokerto. Dalam kunjungan ini, agenda Mensos adalah menyaksikan pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST), Program Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Mensos juga bertemu dan memberikan arahan kepada para pendamping PKH.

Mensos meminta agar bantuan digunakan sebaik-baiknya. Terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak dalam mengatasi dampak pandemi. "Gunakan bantuan sebaik-baiknya. Jangan untuk membeli rokok," kata Mensos Juliari.

Ia menambahkan, pada prinsipnya langkah pemerintah sejalan dengan konstitusi yakni untuk melindungi masyarakat. "Tugas kita ini apakah eksekutif, legislatif, di pusat atau di daerah adalah untuk memastikan memenuhi kepentingan masyarakat," katanya.

Jangankan di saat normal, apalagi pada saat pandemi seperti sekarang. "Karena kita menganut ajaran negara kesejahteraan, bukan negara kapitalis," katanya.

Ia meminta masyarakat tidak ragu. Sebab pada dasarnya aparat pemerintah, anggota DPR dan juga pendamping, merupakan pelayan masyarakat. "Pejabat publik apakah menteri, gubernur, bupati Walikota, anggota DPR dan juga pendamping, merupakan pelayan masyarakat. Bukan masyarakat yang melayani kita. Jadi kita berjuang untuk masyarakat," katanya.

Mensos mengingatkan, menyalurkan bansos juga bukan pekerjaan mudah. Sebab, setelah Kemensos mengalokasikan kuota bantuan, ternyata daerah tidak bisa menyerap. "Ini semua tergantung dari keaktifan kepala daerah dalam berkomunikasi dengan Kemensos," kata Mensos Ari.
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imbas Banjir Grobogan,...
Imbas Banjir Grobogan, 9 Ribu KK Terdampak
Kajati Jateng Sebut...
Kajati Jateng Sebut Kejaksaan Perlu Dikawal TNI, Apalagi saat Gencar Penegakan Hukum
Gerindra Jateng Mulai...
Gerindra Jateng Mulai Panaskan Mesin Partai Pemilu 2029
Profil 2 Wakapolda Baru...
Profil 2 Wakapolda Baru di Daerah, Salah Satunya Pernah Tangani Kecelakaan Vanessa Angel
17,9 Juta Pemudik Lebaran...
17,9 Juta Pemudik Lebaran dan 1,8 Juta Kendaraan Bakal Masuk Jateng
Daftar 35 Kabupaten...
Daftar 35 Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah, Lengkap dengan Luas Wilayahnya
Buka Cabang Semarang,...
Buka Cabang Semarang, Linktown Bidik Penjualan Rp500 Miliar per Tahun di Jateng
SPMB Jateng 2026: Kuota...
SPMB Jateng 2026: Kuota Jalur Prestasi Capai 30 Persen, Ini Ketentuannya
Permudah Reaktivasi...
Permudah Reaktivasi BPJS PBI-JK, Mensos: Bisa di Desa dan Kelurahan
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Berita Terkini
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved