Jumpa Pers Perdana, Kapolda Metro: Keselamatan Rakyat merupakan Hukum Tertinggi

Jum'at, 20 November 2020 - 19:07 WIB
loading...
Jumpa Pers Perdana,...
Irjen Pol Fadil Imran (tengah depan) saat memberikan keterangan pers perdana setelah dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana.Foto:SINDOnews/Helmi Syarif
A A A
JAKARTA - Salus populi suprema lex esto, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Itulah kalimat pertama yang diucapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, saat menggelar jumpa pers perdana, di Jakarta, Jumat (20/11/2002)

Kapolda Metro Jaya menegaskan, keselamatan rakyat yang paling utama. Jadi siapapun yang menggangu keselamatan masyarakat, maka akan ditindak tegas oleh jajarannya.

"Polri adalah pelindung dan pengayom masyarakat hingga Polri hadir dalam menyelamatkan jiwa masyarakat. Siapapun yang akan mengganggu keselamatan jiwa masyarakat, saya akan lakukan penegakan hukum yang tegas,” tegas mantan Kapolda Jawa Timur.

Selain tindakan tegas, Fadil juga memastikan akan melakukan pencegahan secara keras atau preventive strike. Upaya ini diambil karena Jakarta belum aman dari Covid-19. (Baca juga: Kapolda Metro Jaya Pengganti Nana Sudjana Dukung Pangdam Jaya Tertibkan Spanduk Provokatif)

"Data WHO juga menyebutkan, 59 persen kasus Covid-19 terjadi di Pulau Jawa, dan yang terbesar angka yang terkonfirmasi positif adalah DKI Jakarta. Jadi ada dasarnya," kata Fadil.

Di samping itu, angka penularan Covid-19 di Jakarta juga masih berkisar di angka 1. Artinya satu orang pasien Covid-19 bisa menularkan minimal kepada 1 orang lainnya.

"Oleh sebab itu, berdasarkan dengan data ini, maka siapapun yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan akan kami tindak dengan tegas," pungkas Fadil.

Diketahui, tampuk kepemimpinan Polda Metro Jaya resmi berpindah setelah Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melantik Irjen Pol Fadil Imran menggantikan Irjen Pol Nana Sudjana. (Baca juga: Kapolri Jenderal Idham Azis Resmi Lantik Irjen Fadil Imran Jadi Kapolda Metro Jaya)

Idham juga melantik Irjen Pol Ahmad Dofiri sebagai Kapolda Jawa Barat menggantikan Irjen Rudy Sufahriadi. Kedua pejabat lama diketahui dicopot imbas terjadinya kerumunan di acara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Ditangkap Polda Metro...
Ditangkap Polda Metro Jaya, Dokter Tifa: Tepat saat Saya Menghadap Ujian S3
Rekomendasi
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved