Pemkot Bekasi Evaluasi Penanganan Covid-19 Selama 9 Bulan
Kamis, 19 November 2020 - 12:07 WIB
loading...
Pelaksanaan swab test atau uji usap Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengevaluasi penanganan wabah Corona di wilayahnya selama sembilan bulan ini. Daerah mitra DKI Jakarta ini perkembangan Covid-19 di wilayahnya masih terus signifikan dengan angka warga yang terpapar Corona meningkat, meskipun angka kesembuhan lebih tinggi.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan,segi kemananan atau ke aktifan sosialisasi di masing-masing wilayah sangat pentinguntuk menurunkan angka Covid-19di 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan.
“Tiga Pilar (TNI/Polri/Aparatur Pemkot Bekasi) sudah berjalan baik, dari woro-woro penanganan dan pencegahan Covid sudah berjalan,”katanya kepada wartawan di Bekasi,Kamis(18/112020). (Baca juga: Lanjutkan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, PTUN Panggil KPU )
Karena demikiam, Rahmat mengapresiasi kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang sudah menjalin kerjasama dengan baik dalam penanggulangan Covid-19.Saat ini,tingkat kesembuhan Covid-19 di Kota Bekasi sudah menyentuh dangka 93 persen. Sementara disyukuri angka kematian di wilayahnya hanya menyentuh diangka kurang dari 1,82 persen.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan,segi kemananan atau ke aktifan sosialisasi di masing-masing wilayah sangat pentinguntuk menurunkan angka Covid-19di 12 Kecamatan dan 56 Kelurahan.
“Tiga Pilar (TNI/Polri/Aparatur Pemkot Bekasi) sudah berjalan baik, dari woro-woro penanganan dan pencegahan Covid sudah berjalan,”katanya kepada wartawan di Bekasi,Kamis(18/112020). (Baca juga: Lanjutkan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19, PTUN Panggil KPU )
Karena demikiam, Rahmat mengapresiasi kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang sudah menjalin kerjasama dengan baik dalam penanggulangan Covid-19.Saat ini,tingkat kesembuhan Covid-19 di Kota Bekasi sudah menyentuh dangka 93 persen. Sementara disyukuri angka kematian di wilayahnya hanya menyentuh diangka kurang dari 1,82 persen.
Lihat Juga :