Dicari, Santri Temboro Magetan yang Pulang ke Kalimantan Timur
Senin, 11 Mei 2020 - 01:17 WIB
loading...
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak. SINDOnews/Tsabita
A
A
A
SAMARINDA - Dinas Kesehatan Kalimatan Timur meminta kepada pelaku perjalanan dari klaster Magetan untuk melapor di kabupaten/kota masing-masing. Pasalnya, jumlah kasus Covid-19 dari Pondok Pesantren Al-Fatah, Temboro, Magetan (klaster Magetan) terus meningkat.
"Kami minta kepada seluruh santri dari Magetan agar melaporkan diri ke call centre Covid-19 di kabupaten/kota masing-masing dan menceritakan riwayat perjalanan dan pernah kontak erat dengan siapa saja. Karena ini akan sangat membantu untuk melakukan tracing. Semakin cepat melapor, maka akan semakin cepat ditangani," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak pada Minggu (10/05/2020).
Diketahui, terus terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kalimantan Timur dan didominasi dari 2 klaster yaitu klaster Gowa dan Magetan.
Pada klaster Gowa, terdapat 749 pelaku perjalanan (terdata) menyebar di 9 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Timur. 152 kasus terkonfimasi positif Covid-19.
Sedangkan pada klaster Magetan, terdapat 96 pelaku perjalanan yang menyebar di 5 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur. 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kami minta kepada seluruh santri dari Magetan agar melaporkan diri ke call centre Covid-19 di kabupaten/kota masing-masing dan menceritakan riwayat perjalanan dan pernah kontak erat dengan siapa saja. Karena ini akan sangat membantu untuk melakukan tracing. Semakin cepat melapor, maka akan semakin cepat ditangani," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak pada Minggu (10/05/2020).
Diketahui, terus terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kalimantan Timur dan didominasi dari 2 klaster yaitu klaster Gowa dan Magetan.
Pada klaster Gowa, terdapat 749 pelaku perjalanan (terdata) menyebar di 9 kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Timur. 152 kasus terkonfimasi positif Covid-19.
Sedangkan pada klaster Magetan, terdapat 96 pelaku perjalanan yang menyebar di 5 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur. 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19.