Masa Pandemi, 88 Desa di Bogor Bakal Gelar Pilkades Serentak
Senin, 16 November 2020 - 09:19 WIB
loading...
Simulasi Pilkades di Kabupaten Bogor saat masa pandemi Covid-19. Foto: Haryudi/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Sebanyak 88 desa yang ada di 34 kecamatan, Kabupaten Bogor bakal menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak pada 20 Desember 2020. Berbagai persiapan pemilihan hingga pengamanan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk simulasi pelaksanaan Pilkades serentak di masa pandemi Covid-19 .
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Reynaldy Yushab menjelaskan, simulasi Pilkades serentak sangat penting. Ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman para panitia khususnya panitia tingkat Desa, panitia di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Dalam rangka pelaksanaan kegiatan pada hari pemilihan, mulai dari prosedur, surat undangan kemudian daftar pemilih, bilik suara, kotak suara sampai dengan pemenuhan tinta dan paling penting protokol kesehatan," katanya dalam simulasi Pilkades, di Perumahan Pondok Damai,Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Minggu 15 November 2020.
Ia menyebutkan ada beberapa catatan dan evaluasi yang sudah di dapatkan dengan simulasi, diantaranya adalah tentang penyediaan sarana dalam rangka penerapan protokol kesehataan. "Seperti tempat mencuci tangan, kemudian masker dan menjaga jarak," ujarnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Reynaldy Yushab menjelaskan, simulasi Pilkades serentak sangat penting. Ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman para panitia khususnya panitia tingkat Desa, panitia di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Dalam rangka pelaksanaan kegiatan pada hari pemilihan, mulai dari prosedur, surat undangan kemudian daftar pemilih, bilik suara, kotak suara sampai dengan pemenuhan tinta dan paling penting protokol kesehatan," katanya dalam simulasi Pilkades, di Perumahan Pondok Damai,Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Minggu 15 November 2020.
Ia menyebutkan ada beberapa catatan dan evaluasi yang sudah di dapatkan dengan simulasi, diantaranya adalah tentang penyediaan sarana dalam rangka penerapan protokol kesehataan. "Seperti tempat mencuci tangan, kemudian masker dan menjaga jarak," ujarnya.
Lihat Juga :