Selama Pandemi Covid-19, Omzet Warteg di Jakarta Turun Drastis

Sabtu, 14 November 2020 - 13:33 WIB
loading...
Selama Pandemi Covid-19,...
Pengusaha warung Tegal (warteg) mengaku omzet yang didapatkan turun drastis dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak pada para pengusaha di Jakarta, tak terkecuali pengusaha warung Tegal (warteg) . Omzet yang didapatkan pengusaha warteg pun turun drastis dibandingkan sebelum pandemi.

Salah satu pengusaha warteg di Jalan Pejaten Raya, Arman mengatakan, selama pandemi ini, omzet yang didapatkan turun drastis hingga 50% dibandingkan sebelum pandemi. Sebelum pandemi, wartegnya bisa mendapatkan omzet Rp4 juta lebih per hari.

"Sejak pandemi, omzet cuma dapat Rp1-2 juta per hari, itu juga di masa PSBB Transisi. Tapi saat di PSBB Ketat, sehari dapat Rp500.000 juga sudah syukur," ujarnya saat berbincang di lokasi, Sabtu (14/11/2020).

Sedangkan biaya sewa tempat wartegnya itu, kata dia, mencapai Rp20 juta per tahun, belum lagi untuk membayar gaji karyawannya. Adapun satu-satunya cara agar bisa bertahan selama pandemi ini dengan mengambil tabungan, mengurangi jumlah karyawan, dan memotong gaji untuk sementara waktu.

"Mau gimana lagi, selama pandemi memang begini, pelanggan juga masih sepi. Tapi sejak PSBB transisi sudah mulai pulih, begitu sudah normal kita juga normal lagi dan gaji kita bayarkan lagi yang dipotong sementara," tuturnya. (Baca: DPRD DKI Setujui 24 Rancangan Peraturan Daerah Masuk Propemperda 2021)

Sama halnya dengan Arman, pengusaha warteg lainnya, Kiki menerangkan, selama pandemi ini satu-satunya cara agar bisa bertahan menjalani usaha wartegnya di Jalan Kemang Raya itu dengan meminjam uang dan membayarnya di kemudian hari. Dia juga masih belum berpikiran untuk memindahkan usahanya itu ke luar Jakarta.

"Sementara sih gali lubang tutup lubang dahulu, sejauh masih bisa bertahan di sini dijalani saja karena selama ini juga masih bisa bertahan," katanya. Dia berharap agar pandemi di Jakarta ini bisa segera berakhir. Dengan begitu, usaha wartegnya pun bisa berjalan normal kembali seperti biasanya.

Sebelumnya dikabarkan, puluhan ribu pengusaha warteg di DKI Jakarta menutup usahanya. Para pengusaha memilih membuka warteg di wilayah Bodetabek yang biaya sewanya lebih murah.

Ketua Koordinator Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara) Mukroni mengatakan, sebanyak 10.000 pengusaha warteg yang semula berjualan di kawasan Jakarta akhirnya memutuskan untuk pindah lokasi berdagang.

Jumlah pedagang warteg di Jabodetabek ada 40.000. Lalu sekitar 25% atau 10.000 pedagang yang berjualan di Jakarta memutuskan untuk pindah ke Bodetabek karena mencari harga sewa kontrakan yang lebih murah.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Pengajuan Akun SPMB...
Pengajuan Akun SPMB DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Ini Mekanisme dan Tahap Verifikasi KK
Jadwal SPMB Jakarta...
Jadwal SPMB Jakarta 2026, Ini Lini Masa Pendaftaran SD, SMP, SMA, dan SMK
Rekomendasi
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral Indonesia–Jerman
Berita Terkini
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Titik-titik Demo di...
Titik-titik Demo di Jakarta Hari Ini, Masyarakat Diimbau Cari Jalur Alternatif
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Demo Mahasiswa Berlanjut!...
Demo Mahasiswa Berlanjut! BEM Universitas Bung Karno Bawa 6 Tuntutan
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved