Akibat Arus Pendek, Empat Rumah di Lampung Barat Ludes Terbakar
Sabtu, 14 November 2020 - 12:12 WIB
loading...
Kobaran api membakar empat unit rumah di Pemangku Marga Saluyu I dan Marga Saluyu III di Pekon/Desa Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (14/11). (Foto: SINDONews/Ist)
A
A
A
LAMPUNG BARAT - Diduga akibat arus pendek, empat unit rumah warga di Pemangku Marga Saluyu I dan Marga Saluyu III di Pekon/Desa Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat , terbakar sekitar pukul 07.15 WIB, dua dintaranya dikabarkan rata dengan tanah, Sabtu (14/11).
Dua rumah yang habis dilalap si jago merah masing-masing milik Almarhum Tono dan Rudi. Sedangkan dua rumah yang hanya terbakar di bagian atapnya yakni milik Megi dan Abdul. BACA JUGA : Kerja Berat Dongkarak Komsumsi di Tengah Pandemi dan Resesi
Camat Way Tenong, Wahyudi Heru Iskandar menjelaskan 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) di kerahkan ke lokasi, setelah 2 jam berjibaku bekerja sama dengan warga, api berhasil di kendalikan.
"Api terus membesar dan menghabiskan rumah kontrakan dengan tiga pintu milik almarhum Tono dan bedengan milik Rudi. Kobaran api tersebut juga menjalar ke rumah milik Megi dan Abdul, beruntung api bisa di kendalikan dan hanya bagian atapnya yang terbakar," terang Camat.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. BACA JUGA : Kondisi Merapi Mengkhawatirkan, Abu Vulkanik dan Kepulan Asap Ancam Pengungsi
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena kebakaran terjadi pagi hari dan pemilik rumah sudah memulai beraktifitas. Dua rumah bedengan yang rata dengan tanah, harta bendanya tak ada yang bisa diselamatkan, sehingga kerugian ditaksir mencapai 400 juta rupiah," kata Way Tenong.
Dua rumah yang habis dilalap si jago merah masing-masing milik Almarhum Tono dan Rudi. Sedangkan dua rumah yang hanya terbakar di bagian atapnya yakni milik Megi dan Abdul. BACA JUGA : Kerja Berat Dongkarak Komsumsi di Tengah Pandemi dan Resesi
Camat Way Tenong, Wahyudi Heru Iskandar menjelaskan 2 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) di kerahkan ke lokasi, setelah 2 jam berjibaku bekerja sama dengan warga, api berhasil di kendalikan.
"Api terus membesar dan menghabiskan rumah kontrakan dengan tiga pintu milik almarhum Tono dan bedengan milik Rudi. Kobaran api tersebut juga menjalar ke rumah milik Megi dan Abdul, beruntung api bisa di kendalikan dan hanya bagian atapnya yang terbakar," terang Camat.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian akibat musibah kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. BACA JUGA : Kondisi Merapi Mengkhawatirkan, Abu Vulkanik dan Kepulan Asap Ancam Pengungsi
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, karena kebakaran terjadi pagi hari dan pemilik rumah sudah memulai beraktifitas. Dua rumah bedengan yang rata dengan tanah, harta bendanya tak ada yang bisa diselamatkan, sehingga kerugian ditaksir mencapai 400 juta rupiah," kata Way Tenong.
(zai)
Lihat Juga :