Kapal Perang Amerika Dikepung 11 Kapal Iran di Teluk Persia

Kamis, 16 April 2020 - 09:56 WIB
loading...
Kapal Perang Amerika...
Beberapa kapal perang Amerika Serikat (AS) yang sedang patroli keamanan maritim di Teluk Persia dikepung 11 Kapal Iran. Foto : Ilustrasi
A A A
MANAMA - Beberapa kapal perang Amerika Serikat (AS) yang sedang patroli keamanan maritim di Teluk Persia dikepung 11 Kapal Iran. Armada Kelima AS pada Kamis (16/04/2020) mengonfirmasi kejadian itu.

Menurut pernyataan armada yang berbasis di Bahrain tersebut manuver 11 kapal Iran sudah melecehkan, berbahaya dan provokatif. Angkatan Laut Amerika bahkanmenuduh kapal-kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melakukan tindakan yang mengancam dan tidak aman.

Armada Kelima juga merilis rekaman video kejadian itu. Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa kapal IRGC yang berukuran lebih kecil mengerumuni kapal-kapal perang Amerika dalam jarak 10 yard atau 9,1 meter.

"Kapal Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran melakukan tindakan tidak aman dan tidak profesional terhadap kapal-kapal militer AS dengan melintasi busur dan buritan kapal dalam jarak dekat saat beroperasi di perairan internasional Teluk Arab Utara," bunyi pernyataan Armada Kelima AS yang dikutip SINDOnews.com dari akun Twitter-nya, @US5thFleet.

Militer Amerika tersebut menegaskan bahwa kapal-kapal perangnya di Teluk Persia hanya melakukan operasi interoperabilitas bersama dalam mendukung keamanan maritim.

Menurut Armada Kelima Amerika, keenam kapal AS—termasuk beberapa kapal perang Angkatan Laut dan kapal cutter Coast Guard (Penjaga Pantai)—sedang melakukan operasi integrasi dengan pesawat Angkatan Darat di perairan internasional pada saat kejadian. Namun, pada satu kesempatan, kapal-kapal Iran datang dalam jarak 10 yard dari kapal cutter Coast Guard AS.

Setelah sekitar satu jam, setelah beberapa peringatan melalui radio bridge-to-bridge, bunyi ledakan dari klakson kapal dan penggunaan perangkat kebisingan akustik jarak jauh, kapal-kapal Iran pergi.

Teheran selama ini memandang kehadiran kapal-kapal militer AS yang terus berkembang sebagai tindakan provokatif dan mengancam. Menurut Iran, itu hanya sebagai cara Amerika untuk menegakkan kampanye sanksi "tekanan maksimum" untuk memangkas ekspor minyak Iran hingga nol.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Imigrasi Tangkap Warga...
Imigrasi Tangkap Warga Negara Amerika Serikat Buronan Kasus Pembunuhan di South Carolina
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Timur Tengah Memanas,...
Timur Tengah Memanas, Imigrasi Jaksel Gencarkan Pengawasan Orang Asing
Warga Negara Amerika...
Warga Negara Amerika Pelaku Pembunuhan dalam Koper Dideportasi
Bawa Permen Ganja dari...
Bawa Permen Ganja dari Thailand, Pebasket AS Ditangkap Polisi
Amerika Soroti Barang...
Amerika Soroti Barang Bajakan di Mangga Dua, Pramono: Itu Urusan Pemerintah Pusat
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Rekomendasi
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved