Adili The Panturas, Sukses Pukau Hakim atas Musik Rock Selancar Kontemporer
Jum'at, 13 November 2020 - 08:44 WIB
loading...
The Panturas saat diadili pada Djarum Coklat Dot Com (DCDC) Pengadilan Musik yang digelar secara virtual dari Cafe The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Kamis (12/11/2020).The Panturas saat diadili pada Djarum Coklat Dot Com (DCDC) Pengadilan Musik
A
A
A
BANDUNG - Grup band rock selancar kontemporer The Panturas berhasil meyakinkan hakim atas karya musiknya pada Djarum Coklat
Dot Com (DCDC) Pengadilan Musik yang digelar secara virtual dari Cafe The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Kamis (12/11/2020).
Keempat personel, yaitu Kuya yang bermain drum, Abyan Zaki (vokal, gitar), Rizal Taufik (gitar), dan Bagus Patrias alias Gogon (bas) berhasil meyakinkan hakim, melalui saluran yang disiarkan streaming di YouTube DCDC TV.
![Adili The Panturas, Sukses Pukau Hakim atas Musik Rock Selancar Kontemporer]()
The Panturas yang mengenakan rompi kuning khas terdakwa, diadili oleh Jaksa Penuntut Budi Dalton dan Pidi Baiq. Dibela oleh Yoga (PHB) dan Rully Cikapundung. Di kursi kebesaran, Pengadilan Musik dipimpin oleh seorang Hakim yaitu Man (Jasad). Jalannya persidangan diatur oleh Eddi Brokoli sebagai Panitera.
Dot Com (DCDC) Pengadilan Musik yang digelar secara virtual dari Cafe The Panas Dalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Kamis (12/11/2020).
Keempat personel, yaitu Kuya yang bermain drum, Abyan Zaki (vokal, gitar), Rizal Taufik (gitar), dan Bagus Patrias alias Gogon (bas) berhasil meyakinkan hakim, melalui saluran yang disiarkan streaming di YouTube DCDC TV.

The Panturas yang mengenakan rompi kuning khas terdakwa, diadili oleh Jaksa Penuntut Budi Dalton dan Pidi Baiq. Dibela oleh Yoga (PHB) dan Rully Cikapundung. Di kursi kebesaran, Pengadilan Musik dipimpin oleh seorang Hakim yaitu Man (Jasad). Jalannya persidangan diatur oleh Eddi Brokoli sebagai Panitera.