Antisipasi Banjir, 90% Pompa Air Sudah Diservis Pemprov DKI
Kamis, 12 November 2020 - 10:04 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta telah memperbaiki (service) 90% pompa air untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta telah memperbaiki (service) 90% pompa air untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, dari 178 rumah pompa stastioner yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta, 90% telah selesai diperbaiki dan siap digunakan saat banjir.
"Pompa itu kayak mobil, kilometer 20.000 harus diservis, kilometer 50.000 harus diservis. Jadi, pemeliharaan, sekarang sudah 90%," kata Juaini Yusuf saat dihubungi, Kamis (12/11/2020).(Baca juga; Kendalikan Banjir, Pemprov DKI Jakarta Siapkan 5.000 Titik Sumur Resapan Baru )
Juaini menjelaskan, peggunaan pompa air merupakan salah satu cara mempercepat mengatasi genangan banjir. Apalagi letak geografis daerah Jakarta banyak yang cekung dan tidak bisa mengandalkan gravitasi untuk mengatasi genangan tersebut.
Seperti di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, yang kerap banjir ketika hujan turun. Untuk mengatasi daerah cekungan itu, harus dikerahkan pompa mobile.
"Kalau sampai dalam lingkungan dan pompa mobile tidak bisa masuk, kami kerahkan pompa apung yang bisa digotong dua orang masuk ke gang sempit," ungkapnya.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, dari 178 rumah pompa stastioner yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta, 90% telah selesai diperbaiki dan siap digunakan saat banjir.
"Pompa itu kayak mobil, kilometer 20.000 harus diservis, kilometer 50.000 harus diservis. Jadi, pemeliharaan, sekarang sudah 90%," kata Juaini Yusuf saat dihubungi, Kamis (12/11/2020).(Baca juga; Kendalikan Banjir, Pemprov DKI Jakarta Siapkan 5.000 Titik Sumur Resapan Baru )
Juaini menjelaskan, peggunaan pompa air merupakan salah satu cara mempercepat mengatasi genangan banjir. Apalagi letak geografis daerah Jakarta banyak yang cekung dan tidak bisa mengandalkan gravitasi untuk mengatasi genangan tersebut.
Seperti di kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, yang kerap banjir ketika hujan turun. Untuk mengatasi daerah cekungan itu, harus dikerahkan pompa mobile.
"Kalau sampai dalam lingkungan dan pompa mobile tidak bisa masuk, kami kerahkan pompa apung yang bisa digotong dua orang masuk ke gang sempit," ungkapnya.
Lihat Juga :