Kementerian PPPA Ingin Luwu Utara Jadi Role Model Penanganan Pascabencana

Rabu, 11 November 2020 - 21:15 WIB
loading...
Kementerian PPPA Ingin...
Asisten Deputi (Asdep) Perlindungan Hak Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus (PHP-SDKK) Kementerian PPPA, Nyimas Aliah (merah muda) dalam Rapat Persiapan Kedatangan Menteri PPPA di Luwu Utara, Rabu (11/11/2020). Foto: Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia ingin menjadikan Luwu Utara sebagai role model penanganan pascabencana, khususnya penanganan perempuan dan anak penyintas bencana.

Hal ini dikatakan Asisten Deputi (Asdep) Perlindungan Hak Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus (PHP-SDKK) Kementerian PPPA, Nyimas Aliah, dalam rapat persiapan kedatangan Menteri PPPA di aula La Galigo kantor Bupati Luwu Utara , Rabu (11/11/2020).

“Kita berharap nanti Masamba, Luwu Utara, ini kita jadikan role model atau percontohan di Indonesia,” kata Asdep PHP SDKK Kementerian PPPA, Nyimas Aliah.

Baca juga: Sehari di Sultan, Disiplin Protokol Kesehatan Jadi Penekanan Pjs Bupati

Dia mengatakan, persoalan penanganan pascabencana bagi perempuan dan anak penyintas bencana tidaklah sesederhana yang dipikirkan. Menurut dia, penanganannya butuh proses dan waktu yang pastinya tidak singkat alias penanganannya adalah penanganan jangka panjang.

“Persoalan pascabencana ini tidak kalah rumitnya, terutama masalah perempuan dan anak dan proses recovery-nya itu luar biasa, pemulihan atas trauma membutuhkan waktu yang panjang,” jelas dia.

Dikatakan Nyimas, dalam setiap kejadian bencana, kaum perempuan dan anak-anak banyak yang menjadi korban, sehingga penanganannya juga harus dengan penanganan yang luar biasa, tidak bisa dengan biasa-biasa saja.

“Ini yang penting, penanganannya harus luar biasa, dan butuh sentuhan-sentuhan jangka panjang,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya sejak kejadian bencana kemarin telah melakukan assesment, terkait berapa banyak perempuan dan anak penyintas bencana yang mengalami trauma berat, sedang dan ringan.

“Insyaallah, nanti kita laporkan kepada Bupati, berapa persen yang mengalami trauma berat, trauma sedang dan trauma ringan,” lanjut dia.

Selain itu, Nyimas juga memberikan apresiasi atas keterlibatan semua daerah di Sulsel yang sangat berempati atas kejadian bencana di Luwu Utara.

“Luwu Utara ini luar biasa. Waktu kejadian bencana dan pascabencana kemarin, liputan media dan bantuan yang datang ke sini, tak kalah luar biasanya. Apalagi pemda, dibantu para relawan, memberikan trauma healing dan layanan psikososial. Tentu ini sangat membantu dalam pemulihan pascabencana,” terangnya.

Baca juga: Pjs Bupati Rakor Bahas Progres Persiapan Hunian Sementara Korban Banjir

Sebelumnya, Pjs Bupati Luwu Utara , Iqbal Suhaeb, berharap kedatangan Menteri PPPA bisa memberi pengaruh yang lebih baik dalam upaya pemerintah daerah menangani pemulihan kondisi pascabencana.

“Kita harap kedatangan ibu Menteri ini bisa berpengaruh positif dan memberi semangat kepada keluarga kita yang terdampak bencana, karena kita ketahui, yang paling banyak menjadi korban adalah perempuan dan anak,” tandasnya.

Turut hadir dalam rapat ini, Chakra Abipraya Responsif, IWAPI Sulsel, IWAPI Lutra, DP3A Sulsel, DP3A Palopo, Dinsos Lutra, DP3A Lutra, Dinkes Lutra, BTN Palopo, Telkom Toraja dan Forum Anak Lutra.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas PRR Aceh Minta...
Satgas PRR Aceh Minta BPJN-Pemda Bangun Komunikasi dengan Warga Enang-Enang
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta...
BPBD DKI: 26 RT di Jakarta Timur Masih Teredam Banjir Pagi Ini
Banjir Terjang Sejumlah...
Banjir Terjang Sejumlah Daerah di Indonesia, Ribuan Warga Terdampak
3.517 Warga Terdampak...
3.517 Warga Terdampak Banjir di Kota Kendari, 2 Orang Meninggal Dunia
Kali Bekasi Siaga 2,...
Kali Bekasi Siaga 2, BPBD Kota Bekasi Nyalakan Sirine Peringatan Banjir
PKB Desak Pemerintah...
PKB Desak Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir demi Selamatkan Lumbung Pangan Nasional
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Jajarannya Buat Grand Design Selesaikan Masalah Banjir Jawa
2.003 Taruna Taruni...
2.003 Taruna Taruni Dikirim ke Aceh Tamiang Bantu Pemulihan Pasca Bencana Banjir
Rekomendasi
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Layanan, ShopeeFood Fokus Dorong Pengembangan Kompetensi Mitra Pengemudi
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Berita Terkini
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Gempa Magnitudo 6,8...
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Pulau Tahuna Sulut
21 Titik Kantong Parkir...
21 Titik Kantong Parkir Disiapkan untuk Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta, Ini Lokasinya
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved