Disperindag Karawang Bantah Keluarkan Surat Larangan Produk Prancis

Rabu, 11 November 2020 - 05:14 WIB
loading...
Disperindag Karawang...
Puluhan massa dari Aliansi Pergerakan Islam Karawang, menuntut Pemkab Karawang, mengeluarkan edaran untuk memboikot produk Perancis. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
A A A
KARAWANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Karawang Jawa Barat membantah pihaknya telah mengeluarkan surat edaran yang mengimbau seluruh swalayan dan gerai di Kabupaten Karawang untuk tidak memperjualbelikan produk- produk Prancis seperti yang sudah tersebar di media sosial (social media).

Hal itu bisa terlihat bahwa tidak terdapat stempel dari Disperindag pada surat edaran tersebut sebagaimana biasanya kalau Disperindag mengeluarkan surat resmi. (Baca juga: Mulai Besok Produk Prancis Hilang Dari Pasaran di Karawang)

Kepala Disperindag Karawang Ahmad Suroto mengklarifikasi keberadaan surat edaran yang sempat meresahkan masyarakat dan swalayan-swalayan serta gerai yang berada di Karawang. (Baca juga: Cemas Kena Boikot, Perusahaan Chairul Tanjung Jelaskan Statusnya )

“Jadi, saya tegaskan bahwa swalayan dan sebagainya tetap menjalankan usahanya seperti biasa. Jangan terpengaruh hal-hal yang sesungguhnya tidak ada dasar hukumnya,” kata Ahmad Suroto kepada pers.

Dia menegaskan, memang tidak ada aturan hukumnya untuk melarang menjualbelikan produk-produk Prancis di Karawang. “Secara regulasi, nggak ada Permennya, nggak ada Keppres dan Peraturan Pemerintah yang menegaskan ada larangan untuk produk-produk Prancis beredar di Kabupaten Kawarang,” ucap Suroto.

Jadi, kata dia, tidak mungkin juga ada larangan dari Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memperjualbelikan produk-produk Prancis. “Itu artinya, tidak mungkinlah kami tiba-tiba membuat surat imbauan larangan tersebut,” ujar dia.

Sebelumnya beredar kabar di kalangan masyarakat di Karawang dihebohkan foto surat edaran dari Disperindag Kabupaten Karawang, perihal imbauan untuk tidak memperdagangkan barang/produk Negara Prancis di Karawang.

Sebelumnya beredar surat edaran dari Diperindag tertanggal 5 November 2020 yang sudah ditandatangani Kepala Disperindag Kabupaten Karawang, Ahmad Suroto. Surat itu menuai kebingungan publik yang sudah kadung mengetahui surat edaran itu. Hal itu karena banyak sekali produk dari perusahaan asal Prancis yang beredar di Kabupaten Karawang.

Jika melihat dari surat itu, memang ditujukan untuk para pelaku usaha perdagangan dari mulai hypermarket hingga pasar rakyat. Diperkirakan, surat edaran tersebut muncul karena dilatari oleh desakan dari Aspika Aliansi Pergerakan Islam Karawang (Aspika) yang menggelar aksi di depan Kantor Bupati Karawang pada Rabu (4/11/2020) lalu.

Mereka menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mengeluarkan surat edaran agar produk Prancis tidak dijual di supermarket dan minimarket di Karawang untuk sementara waktu. Selain itu, Aspika juga meminta masyarakat Karawang tidak membeli produk Prancis dan mengganti dengan produk lainnya yang sejenis.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
Pengembangan Usaha Kreatif,...
Pengembangan Usaha Kreatif, Mahasiswa UMB Raih Juara Nasional UNEX 2026 di Karawang
Semangat Berbagi Iduladha:...
Semangat Berbagi Iduladha: Belasan Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Karawang hingga Jakarta
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Cek Kesiapan Operasional SPPG Karawang
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Berita Terkini
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Infografis
Doa Malam Nisfu Syaban...
Doa Malam Nisfu Syaban Setelah Membaca Surat Yasin
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved