1 Lurah Positif COVID-19, Wali Kota Cimahi: Aparat Kewilayahan Hati-hati
Rabu, 11 November 2020 - 07:21 WIB
loading...
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
CIMAHI - Kasus COVID-19 yang menimpa Lurah Cibeureum, Kota Cimahi , Achmad Suparlan harus menjadi pelajaran bagi aparatur kewilayahan lainnya. Penerapan protokol kesehatan harus tetap dijalankan, jangan sampai lengah mengingat pandemi belum berakhir dan bisa menular ke siapapun.
"Petugas di kewilayahan harus hati-hati, tetap waspada, dan jalankan protokol kesehatan. Jangan sampai terjadi lagi seperti di Cibeureum," kata Wali Kota Cimahi , Ajay Muhammad Priatna, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: Di Tengah Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law, Risma Punguti Sampah )
Ajay menegaskan, dalam berbagai kesempatan terus menerus mengingatkan agar menjaga diri, keluarga, dan lingkungan. Melalui prosedur memakai masker, hindari kerumunan, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan usai beraktivitas. Serta terus tingkatkan imun tubuh supaya tidak mudah terkena penyakit.
Terkait kondisi Lurah Cibeureum, Ajay menyebutkan saat ini dalam keadaan stabil dan relatif tanpa gejala. Namun dirinya sulit memastikan sumber penularan COVID-19 yang dialami Achmad. Terlebih sebagai aparat kewilayahan aktivitasnya padat dalam melayani masyarakat dan turun ke warga.
"Petugas di kewilayahan harus hati-hati, tetap waspada, dan jalankan protokol kesehatan. Jangan sampai terjadi lagi seperti di Cibeureum," kata Wali Kota Cimahi , Ajay Muhammad Priatna, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: Di Tengah Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law, Risma Punguti Sampah )
Ajay menegaskan, dalam berbagai kesempatan terus menerus mengingatkan agar menjaga diri, keluarga, dan lingkungan. Melalui prosedur memakai masker, hindari kerumunan, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan usai beraktivitas. Serta terus tingkatkan imun tubuh supaya tidak mudah terkena penyakit.
Terkait kondisi Lurah Cibeureum, Ajay menyebutkan saat ini dalam keadaan stabil dan relatif tanpa gejala. Namun dirinya sulit memastikan sumber penularan COVID-19 yang dialami Achmad. Terlebih sebagai aparat kewilayahan aktivitasnya padat dalam melayani masyarakat dan turun ke warga.
Lihat Juga :