Bantu Penanganan Covid-19 di Surabaya, BIN Dianugerahi Penghargaan di Hari Pahlawan
Selasa, 10 November 2020 - 11:59 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menyerahkan penghargaan kepada Medical Intelijen Badan Intelijen Negara (BIN) di Hari Pahlawan, Selasa (10/11/2020). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Pemkot Surabaya menganugerahkan penghargaan kepada Medical Intelijen Badan Intelijen Negara (BIN) tepat di Hari Pahlawan . Penghargaan diberikan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini .
BIN dianggap sebagai pahlawan karena berkontribusi besar dalam membantu pemerintah kota Surabaya menekan angka penyebaran Covid-19 di masa pandemi ini. “Momen Hari Pahlawan ini adalah untuk menjadi lebih baik, lebih sejahtera. Hari ini, kita dari Pemkot Surabaya memberikan penghargaan kepada Medical Inteijen BIN sebagai pahlawan karena mereka begitu membantu kami dalam penanganan Covid-19 saat Surabaya masuk dalam zona merah,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: Pasar Mobil Mulai Membaik, Optimistis Bangkit Tahun Depan)
Medical Intelijen BIN diketahui menggelar rapid test dan swab test massal atas perintah Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan di Surabaya selama kurang 1 bulan. Rapid test dan swab test BIN digelar Mei-Juni 2020 di wilayah Surabaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Selama satu bulan itu, BIN mendeteksi dini masyakarat kemudian dilakukan penanganan lebih lanjut agar mencegah penyebaran Covid-19.
Risma mengatakan Pahlawan Kemanusiaan layak untuk diberikan kepada BIN yang telah membantu pemkot Surabaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Stakholder terkait juga turut mendukung sehingga Surabaya kini memiliki angka kasus Covid-19 yang kecil. (Baca juga: 7 Pahlawan Nasional yang Fotonya Diabadikan di Uang Rupiah)
“Perjuangan kami itu Alhamdulillah tidak sia-sia. Surabaya sekarang jadi kota yang kasusnya sedikit, sudah oranye. Alhamdulillah ini semua berkat kerjasama seluruh stakholder termasuk BIN,” ujarnya.
BIN dianggap sebagai pahlawan karena berkontribusi besar dalam membantu pemerintah kota Surabaya menekan angka penyebaran Covid-19 di masa pandemi ini. “Momen Hari Pahlawan ini adalah untuk menjadi lebih baik, lebih sejahtera. Hari ini, kita dari Pemkot Surabaya memberikan penghargaan kepada Medical Inteijen BIN sebagai pahlawan karena mereka begitu membantu kami dalam penanganan Covid-19 saat Surabaya masuk dalam zona merah,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, Selasa (10/11/2020). (Baca juga: Pasar Mobil Mulai Membaik, Optimistis Bangkit Tahun Depan)
Medical Intelijen BIN diketahui menggelar rapid test dan swab test massal atas perintah Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan di Surabaya selama kurang 1 bulan. Rapid test dan swab test BIN digelar Mei-Juni 2020 di wilayah Surabaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Selama satu bulan itu, BIN mendeteksi dini masyakarat kemudian dilakukan penanganan lebih lanjut agar mencegah penyebaran Covid-19.
Risma mengatakan Pahlawan Kemanusiaan layak untuk diberikan kepada BIN yang telah membantu pemkot Surabaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. Stakholder terkait juga turut mendukung sehingga Surabaya kini memiliki angka kasus Covid-19 yang kecil. (Baca juga: 7 Pahlawan Nasional yang Fotonya Diabadikan di Uang Rupiah)
“Perjuangan kami itu Alhamdulillah tidak sia-sia. Surabaya sekarang jadi kota yang kasusnya sedikit, sudah oranye. Alhamdulillah ini semua berkat kerjasama seluruh stakholder termasuk BIN,” ujarnya.
Lihat Juga :