Warga Diimbau Waspadai Puncak Iklim La Nina hingga Januari 2021

Selasa, 10 November 2020 - 03:02 WIB
loading...
Warga Diimbau Waspadai...
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Puncak iklim global La Nina menjadi pemicu meningkatnya curah hujan pada November 2020 hingga Januari 2021. Seperti yang dialami warga Jakarta, curah hujan mulai meningkat beberapa pekan terakhir dan diperkirarakan akan tetap sama hingga awal tahun depan.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta yang membidangi infrastruktur dan lingkungan hidup dari Fraksi PKS Dedi Supriadi mengimbau warga untuk waspada pada kondisi iklim ini. (Baca juga: 2 Indikator Suksesnya Penanganan Banjir di Jakarta versi Anies Baswedan)

Mengutip pernyataan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, ia pun mengingatkan ada sejumlah daerah yang berpotensi mengalami banjir dari November 2020 hingga Januari 2021. Hal ini disebabkan meningkatnya curah hujan yang dipicu puncak iklim global La Nina.

Sejumlah daerah tersebut, diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

“Meskipun Jakarta tidak masuk dalam perkiraan BMKG, namun kami tetap mengimbau untuk waspada,” jelas Dedi di kantor DPRD DKI, Senin (9/11/2020). (Baca juga: Hadapi Cuaca Ekstrem Dampak La Nina, Ridwan Kamil: Jabar Siaga 1 hingga Mei 2021)

Imbauan kewaspadaan ini di titikberatkan kepada pola sehat lingkungan masyarakat yang harusnya sebagai masyarakat kota, paham betul dengan kebersihan lingkungan yang dapat mengakibatkan banjir besar dibeberapa titik di Ibu Kota.

Pria yang juga Wakil Ketua Bapemperda DPRD DKI Jakarta mengingatkan, dengan curah hujan yang tinggi, biasanya dibarengi dengan petir. Dia pun memberikan tips kepada warga untuk menghindari petir. Dedi berpesan kepada warga Jakarta untuk berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT.

Segeralah masuk ke ruangan atau mobil jika berada di luar. Jika berada di kolam renang segeralah naik. Kemudian jangan berlindung di bawah pohon, jauhi tiang listrik, jangan berada di sawah, lapangan atau taman, dan jika sedang bersepeda motor segeralah berhenti dan cari tempat berlindung.

“Terakhir, jika sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3 sampai 5 meter dengan orang lain,” tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Katon Bagaskara...
Rumah Katon Bagaskara Terendam Banjir, Desak Pramono Anung Bertindak
Meksiko Akan Tenggelam...
Meksiko Akan Tenggelam Lebih Cepat Dibanding Negara Lain di Dunia
Banjir Landa Kampung...
Banjir Landa Kampung Jati Jakarta Timur di Hari Kedua Lebaran
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
Berikut ini Deretan...
Berikut ini Deretan Mobil Teringan di Dunia hingga 2021
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved