Kasus Covid-19 Menurun, Kabupaten Bekasi Batal Gunakan Hotel Isolasi OTG

Senin, 09 November 2020 - 18:28 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Menurun,...
Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi membatalkan penggunaan hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
BEKASI - Satuan Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi membatalkan penggunaan hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayahnya. Alasannya, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi mengalami penurunan drastis.

”Kami batalkan penggunaan hotel, jumlah kasus warga yang terkonfirmasi positif corona sudah menurun, Kabupaten Bekasi sudah tidak lagi masuk zona merah. Kita berhasil kendalikan ledakan kluster industri,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah kepada SINDOnews, Senin (9/11/2020).

Menurut dia, sebenarnya pada Oktober 2020 sudah direncanakan untuk menggunakan hotel sebagai tempat isolasi. Namun melihat perkembangan kasus aktif, baik yang terkonfirmasi maupun kontak erat mengalami penurunan.”Dalam dua minggu terakhir ini, Kabupaten Bekasi sudah keluar dari zona merah untuk penyebaran Covid-19 di Jawa Barat,” katanya.

Dengan alasan tersebut, kata dia, pemerintah daerah membatalkan penggunaan hotel sebagai tempat isolasi tidak jadi dilakukan. Hingga kini belum ada hotel di wilayahnya yang digunakan untuk mengisolasi warga kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Soalnya, warga yang ingin isolasi bisa datang ke tempat karantina di Bapelkes dan Wisma Ki Hajar Dewantara. (Baca: Masih Zona Merah, Kota Bekasi Justru Bersiap Gelar Sekolah Tatap Muka)

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi ini menjelaskan, penggunaan hotel sebagai tempat isolasi sama dengan rumah sakit. Namun karena jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus mengalami penurunan di Kabupaten Bekasi.”Kami sudah siapkan hotel sebagai tempat isolasi, dan harapannya tidak digunakan. Dan itu terjadi,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut dia, Kabupaten Bekasi terus berupaya maksimal melakukan trecing, testing, dan tritmen, sehingga kasus ini cepat melandai dan selesai. Harapanya, walaupun setiap harinya ada beberapa warga yang terkomfirmasi positif Covid-19, namun warga yang dinyatakan sembuh dari virus corona juga melonjak drastic.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Letkol Inf Michael Ronald,...
Letkol Inf Michael Ronald, Perwira Kopassus Resmi Jabat Dandim 0509/Kabupaten Bekasi
Periksa Anggota DPRD...
Periksa Anggota DPRD Bekasi Iin Farihin, KPK: Diduga Terafiliasi Vendor
Jamwas Kejagung Proses...
Jamwas Kejagung Proses Eddy Sumarwan yang Dicopot dari Kajari Bekasi
Rekomendasi
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Berita Terkini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Infografis
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved