Kasus Positif COVID-19 di Kabupaten Bogor Terus Menurun

Senin, 09 November 2020 - 10:30 WIB
loading...
Kasus Positif COVID-19...
Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Bogor melaporkan telah terjadi penurunan drastis kasus positif. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Bogor melaporkan telah terjadi penurunan drastis kasus positif . Meski terus mengalami penurunan, kata dia, diharapkan tidak menjadi lengah terhadap protokol kesehatan.

Berdasarkan data monitoring harian kewaspadaan infeksi COVID-19 Kabupaten Bogor, tercatat dalam sehari ada 3 penambahan kasus konfirmasi positif. "Tiga orang positif itu berasal dari Kecamatan Sukaraja, Pamijahan, dan Cibinong," kata Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, Senin (9/11/2020).

Kabar baiknya, angka kasus kesembuhan dalam sehari ada 35 orang, bahkan kasus suspek selesai sebanyak 137 orang. "Kemudian ada dua kecamatan yang berubah dari zona oranye ke zona hijau," katanya. (Baca juga; 72% Pasien COVID-19 di Bekasi Kategori Usia Produktif )

Dia menyebutkan, dengan demikian total kasus positif di Kabupaten Bogor sejak awal pandemi hingga hari ini Senin 9 November 2020, sebanyak 2929 Kasus. "Rinciannya, sembuh 2.472 orang, meninggal 63 orang, dan konfirmasi aktif atau masih sakit 388 orang," katanya.

Sementara itu, Jubir Pemkot Bogor untuk Siaga Corona, Sri Nowo Retno mengatakan, data secara berkala dipublikasikan kepada masyarakat melalui laman covid-19.kotabogor.id, juga dibagikan kepada media rutin setiap hari. (Baca juga; Jakarta Bisa Berlakukan Kembali PSBB Ketat Jika Hal Ini sampai Terjadi )

Retno menerangkan, alur pemuktahiran data harian berdasarkan hasil tracing pasien-pasien dengan kategori suspek COVID-19. “Begitu kita ketemu pasien dinyatakan suspek, hari itu juga kita lakukan tracing. Didata siapa saja yang sudah kontak sambil menunggu hasil sampel yang dikirim ke lab Litbangkes. Yang penting kita punya data dulu, setidaknya sudah punya langkah-langkah bagaimana bila positif," kata Retno.

Selanjutnya, berdasarkan penelusuran kontak para tenaga pemantau mulai mengelompokan orang-orang berisiko mulai dari kotak erat hingga suspek. “Setiap hari mereka akan memantau orang dengan beriko itu dan dianjurkan melakukan isolasi mandiri. Dinkes juga melaporkan kasus tiap hari ke propinsi by name by address dan dilaporkan ke Kemenkes,” terang Retno yang juga Kadisnkes Kota Bogor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Festival Motor Sukses...
Festival Motor Sukses Digelar di Stadion Pakansari Bogor
Jawab Kebutuhan Pergudangan...
Jawab Kebutuhan Pergudangan Modern, Accord Bizpark Parung Diluncurkan
Rekomendasi
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Kate Middleton Bertemu...
Kate Middleton Bertemu Mantan Kekasihnya Rupert Finch, Begini Kisah Cinta Mereka
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved