Irianto Malinggong: Rusdy-Ma'mun Milik Semua Partai Koalisi dan Rakyat Sulteng
Sabtu, 07 November 2020 - 12:03 WIB
loading...
Irianto Malinggong Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Banggai Kepulauan mengatakan dan menegaskan Rusdy Mastura dan Mamun Amir bukan hanya milik partai Nasdem . (ist)
A
A
A
PALU - Irianto Malinggong Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Banggai Kepulauan mengatakan dan menegaskan Rusdy Mastura dan Ma'mun Amir (Rusdy-Ma'mun) bukan hanya milik partai Nasdem.
"Pesan saya kepada partai koalisi, baik partai pengusung dan pendukung bahwa Rusdy-Ma'mun milik kita bersama dan rakyat Sulawesi Tengah. Bukan hanya milik partai Nasdem, jadi kita harus berjuang bersama-sama memenangkannya," tandas Irianto di Salakan
Mereka dulu sama-sama menjadi pimpinan daerah pak Cudy di Kota Palu , Pak Ma'mun di Banggai, dan Irianto di Banggai Kepulauan. Mereka sudah saling mengenal dan saling memahami, menurut Irianto, Rusdy-Ma'mun bukan orang yang pilih-pilih. Beliau semua terbuka dan bebas aktif, ruang itu ada untuk siapa pun.
"PAD Provinsi Sulawesi Tengah sebagian besar bergantung pada pajak kendaraan bermotor saja, padahal kemajuan suatu daerah salah satunya berasal dari pendapatan. Seperti Singapura dia maju karena pendapatannya tinggi, walaupun luas wilayahnya sempit. Sedangkan Sulawesi Tengah wilayahnya luas, tapi pendapatan nya rendah," jelas Irianto yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulteng
Setiap pembahasan infrastruktur jalan atau anggaran belanja daerah misalnya, di DPRD Provinsi ini selalu ribut dan berdebat antar anggota dewan, karena anggarannya tidak cukup dan tidak semua dapat terakomodir pokok-pokok pikiran hasil reses aspirasi masyarakat.
"Pesan saya kepada partai koalisi, baik partai pengusung dan pendukung bahwa Rusdy-Ma'mun milik kita bersama dan rakyat Sulawesi Tengah. Bukan hanya milik partai Nasdem, jadi kita harus berjuang bersama-sama memenangkannya," tandas Irianto di Salakan
Mereka dulu sama-sama menjadi pimpinan daerah pak Cudy di Kota Palu , Pak Ma'mun di Banggai, dan Irianto di Banggai Kepulauan. Mereka sudah saling mengenal dan saling memahami, menurut Irianto, Rusdy-Ma'mun bukan orang yang pilih-pilih. Beliau semua terbuka dan bebas aktif, ruang itu ada untuk siapa pun.
"PAD Provinsi Sulawesi Tengah sebagian besar bergantung pada pajak kendaraan bermotor saja, padahal kemajuan suatu daerah salah satunya berasal dari pendapatan. Seperti Singapura dia maju karena pendapatannya tinggi, walaupun luas wilayahnya sempit. Sedangkan Sulawesi Tengah wilayahnya luas, tapi pendapatan nya rendah," jelas Irianto yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulteng
Setiap pembahasan infrastruktur jalan atau anggaran belanja daerah misalnya, di DPRD Provinsi ini selalu ribut dan berdebat antar anggota dewan, karena anggarannya tidak cukup dan tidak semua dapat terakomodir pokok-pokok pikiran hasil reses aspirasi masyarakat.
Lihat Juga :