Ribuan Pelanggar Lalin Penuhi Kejari Jakbar Tanpa Patuhi Protokol Kesehatan
Jum'at, 06 November 2020 - 14:16 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Antrean mengular tanpa protokol kesehatan (prokes) terlihat di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat , Jumat (6/11/2020). Mereka bertumpuk hingga memenuhi trotoarjalan di depan kantor Kejari JakartaBarat.
Antrean sendiri bahkan terlihat nyaris satu kilometer di sisi dekat jalan raya menuju arah Permata Buana. Sementara parkiran kendaraan terlihat di sepanjang dekat pengadilan, mereka bertumpuk menjadi satu hingga membuat lalu lintas di kawasan itu tersendat.
Di sisi lain, imbauan bahkan teguran untuk menerapkan prokes terus dilakukan pihak Kejari. Larangan untuk berkumpul terus dilakukan melalui pengeras suara hingga mendatangi langsung barisan. (Baca juga: Gelombang Kedua COVID-19 di Eropa Akibat Anggap Enteng Protokol Kesehatan )
Namun upaya itu sia-sia, lantaran pelanggar tak kunjung mematuhi. Dengan menggunakan masker mereka saling berdempet-dempetan masuk antrean. “Tenang saja, saya yakin kita ini sehat. Yang penting jangan batuk saja,” kata Toro (36), salah seorang pelanggar.
Untuk memecah antrean, petugas membuka kembali tiga loket pembantu di sisi timur. Di sana petugas melayani antrean pelanggar lalin. (Baca juga: Duh, Banyak Pelaku Usaha Langgar Protokol Kesehatan )
Antrean sendiri bahkan terlihat nyaris satu kilometer di sisi dekat jalan raya menuju arah Permata Buana. Sementara parkiran kendaraan terlihat di sepanjang dekat pengadilan, mereka bertumpuk menjadi satu hingga membuat lalu lintas di kawasan itu tersendat.
Di sisi lain, imbauan bahkan teguran untuk menerapkan prokes terus dilakukan pihak Kejari. Larangan untuk berkumpul terus dilakukan melalui pengeras suara hingga mendatangi langsung barisan. (Baca juga: Gelombang Kedua COVID-19 di Eropa Akibat Anggap Enteng Protokol Kesehatan )
Namun upaya itu sia-sia, lantaran pelanggar tak kunjung mematuhi. Dengan menggunakan masker mereka saling berdempet-dempetan masuk antrean. “Tenang saja, saya yakin kita ini sehat. Yang penting jangan batuk saja,” kata Toro (36), salah seorang pelanggar.
Untuk memecah antrean, petugas membuka kembali tiga loket pembantu di sisi timur. Di sana petugas melayani antrean pelanggar lalin. (Baca juga: Duh, Banyak Pelaku Usaha Langgar Protokol Kesehatan )
Lihat Juga :