Ternyata Guru Ngaji di Cibinong Bogor Tewas Dibunuh Terkait Utang

Rabu, 04 November 2020 - 19:12 WIB
loading...
Ternyata Guru Ngaji...
Tim gabungan Unit Reserse Kriminal Polsek Cibinong dan Polres Bogor mengungkap kasus kematian guru ngaji yang ditemukan dalam sumur ternyata karena dibunuh. SINDOnews/Haryudi
A A A
BOGOR - Misteri penemuan mayat Athiqotul Mahya, (28), guru ngaji di dalam sumur di Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor , akhirnya terungkap. Tim gabungan Unit Reserse Kriminal Polsek Cibinong dan Polres Bogor mengungkap kasus kematian guru ngaji itu karena dibunuh.

Kapolsek Cibinong, AKP I Kadek Vemil dalam keterangannya menyebutkan guru ngaji itu meninggal dibunuh oleh suami dari asisten rumah tangga korban berinisial K alias A. "Kasus pembunuhan ini terjadi karena pelaku sakit hati terhadap korban yang menagih utang," ungkapnya, Rabu (4/11/2020).

(Baca juga : Serangan Atas Nama Islam Membuat Muslim Prancis Makin Terstigmatisasi )

Alhamdulilah, lanjut dia, pihaknya tak membutuhkan waktu lama, kurang dari 26 jam, pelaku sudah ditangkap. “Pelaku merupakan suami dari pembantu rumah tangga korban karena sakit hati ditagih utang oleh Korban senilai Rp1 Juta," katanya. (Baca juga; Kematian Guru Ngaji di Cibinong Bogor Misterius, Tetangga dan Polisi Curiga )

Kapolsek menuturkan, pelaku masuk ke dalam rumah korban pada Minggu (1/11/2020) malam melalui jendela, kemudian menyekap mulut korban hingga terjatuh. Kemudian, pelaku menginjak dan menendang kepala dan leher korban hingga gigi bagian depan korban patah.

"Setelah korban dalam keadaan sekarat, pelaku memasukkan ke dalam sumur," katanya. (Baca juga; Hilang Usai Acara Maulidan, Ibu Guru Ngaji Anak-anak Ini Tewas di Dalam Sumur )

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy mengapresiasi aksi cepat tim gabungan Polsek Cibinong dalam mengungkap kasus tersebut. “Hari ini kami bersama Polsek Cibinong berhasil mengungkap kasus pembunuhan mayat dalam sumur dalam waktu 26 jam. Tentunya saya sangat mengapresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini," pungkasnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Berita Terkini
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved