Perangkat Desa di Minut yang Jadi Predator Seks Anak-anak, Jadikan Korbannya Pelaku dan Suguhi Film Porno

Senin, 02 November 2020 - 20:03 WIB
loading...
Perangkat Desa di Minut...
Ilustrasi/SINDOnews
A A A
MINAHASA UTARA - Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulut Jull Takaliuang menemukan hal mengejutkan, terkait kasus kekerasan seksual (sodomi) terhadap 19 anak yang dilakukan seorang perangkat Desa Werot, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Dalam kunjungannya bersama LPA Sulut, UPTD PPA Sulut, dan PPA Minut bersama dengan Psikolog, fakta sangat mengejutkan dan sungguh menyedihkan didapati, terutama bagi anak dan orang tua korban yang langsung menjadi panik dan melakukan upaya hukum terhadap predator seks yang sudah 'mencelakai' anak-anak yang usianya bervariasi antara 5 sampai 17 tahun.

"Konflik sosial antara orangtua korban tidak bisa dibendung, ketika ada di antara anak korban terungkap telah melakukan kekerasan seksual terhadap temannya seusia maupun terhadap anak yang lebih kecil. Sehingga, sempat terjadi ketegangan di tengah kegiatan sosialisasi di balai desa waktu lalu," ujar Jull, Senin (2/11/2020).

Ternyata menurutnya, ada dua anak yang menjadi korban juga menjadi pelaku sudah dilaporkan ke polisi bahkan sempat di tahan semalam di Polsek Likupang. (Baca juga: Cabuli 19 Bocah, Oknum Perangkat Desa di Minahasa Utara Masih Berkeliaran)

"Saat ini sudah dilimpahkan ke Polres Minut dan sementara keduanya menjalani proses hukum dengan status wajib lapor," kata Jull (Baca juga: Rombongan Cawabup Banggai Laut Tenggelam di Perairan Pulau Sonit)

Nampaknya proses hukum bagi kedua anak tersebut, bakal berujung ke pengadilan. Padahal kedua anak yang berusia 13 dan 14 tahun ini, sangat jelas adalah korban dari predator seksual anak, hanya karena orang tuanya belum sempat melapor maka keduanya telah berstatus sebagai pelaku kekerasan seksual.

"Wajah penegakan hukum perlindungan anak kita masih sangat memprihatinkan. Anak korban yang melakukan kekerasan seksual yang sama terhadap temannya karena ada intimidasi dari pelaku utama agar harus melakukan itu kepada teman-temannya, bahkan dalam melakukan aksinya sang predator seks menyuguhi anak-anak korban dengan film porno," jelas Jull.

Lebih lanjut dia mengatakan, anak-anak korban dan orangtua korban membutuhkan dukungan dari banyak pihak. Penyamaan persepsi demi kepentingan terbaik bagi anak harus dilakukan oleh semua stakeholder, baik dari pemerintah maupun masyarakat dan yang paling penting adalah dalam proses penegakan hukum.

Semoga jajaran Polres Minut, Kejaksaan Minut dan Pengadilan Negeri Minut mengedepankan azas perlindungan anak, yakni Berbuat yang terbaik untuk kepentingan anak. Semog Covid-19 tidak menjadi alasan untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelaku yang kini masih dalam pelariannya. Semua tetap berpegang pada protokol kesehatan Covid-19," pungkas Jull.

Diketahui, kasus sodomi ini terkuat setelah salah satu korban melapor perbuatan AD (32) yang merupakan seorang perangkat desa setempat kepada orang tuanya. Tak terima orang tua korban membuat laporan ke Polres Minut. Sejak dilapor, yang bersangkutan menghilang dan kini dalam pengejaran polisi. Ditengarai, terlapor sudah berbuat asusila kepada para korbannya sejak 2019.
(zil)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Manfaat MBG Perlu Diperluas,...
Manfaat MBG Perlu Diperluas, Partai Perindo Dukung Penguatan BGN di Sulut
Gempa M5,8 Guncang Bitung...
Gempa M5,8 Guncang Bitung Sulawesi Utara Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan BNPB Langsung Terjun ke Lokasi Terdampak Gempa di Sulut dan Malut
Prabowo Instruksikan...
Prabowo Instruksikan Percepat Evakuasi Warga Terdampak Gempa Besar di Sulut dan Malut
93 Gempa Susulan Pasca-Sulut...
93 Gempa Susulan Pasca-Sulut dan Malut Diguncang Gempa Dahsyat M7,6
Momen Prabowo Joget...
Momen Prabowo Joget ‘Tabola Bale’ Bareng Warga di Miangas
Muswil X PPP Sulut Jadi...
Muswil X PPP Sulut Jadi Momentum Perkuat Persatuan dan Konsolidasi Partai
Perindo: Gubernur dan...
Perindo: Gubernur dan Wagub Terpilih YSK-Victor Punya Program Luar Biasa untuk Sulut
Rekomendasi
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Prabowo: Indonesia-Belarus...
Prabowo: Indonesia-Belarus Sepakat Mendukung Perdamaian dan Stabilitas Dunia
Berita Terkini
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Siapkan Generasi Unggul,...
Siapkan Generasi Unggul, Yayasan Pendidikan Islam RUS Kudus Hadirkan SMP Internasional
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved