Di Hadapan Massa, Babe Haikal Rela Ditangkap dan Ditembak Demi Nabi Muhammad

Senin, 02 November 2020 - 14:03 WIB
loading...
Di Hadapan Massa, Babe...
Ribuan massa dari PA212 dan FPI menggelar aksi di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, terkait pernyataan Presiden Prancis yang dinilai melukai umat Islam.Foto/Fahreza Rizky/Okezone
A A A
JAKARTA - Massa aksi dari Front Pembela Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 telah memadati ruas Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/11/2020). Mereka mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang telah menista agama Islam.

Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, massa nampak berpakaian putih-hitam. Mereka membawa panji-panji dan mengibarkannya di tengah massa. Sementara itu orator di atas mobil komando nampak menyemangati massa agar tak lelah meskipun di bawah terik matahari.

Salah satu orator aksi adalah Juru Bicara PA 212, Haikal Hassan. Dia menyemangati massa agar tidak gentar membela Nabi Muhammad SAW yang telah dihina oleh Macron.

"Sebelum berangkat, kemarin ada yang WhatsApp saya, 'Ustaz Haikal enggak usah ikut (aksi) nanti ditangkap.' Lalu saya jawab untuk Rasulullah enggak ape-ape ditangkap. Untuk Rasulullah enggak ape-ape ditembak, enggak ape-ape dibunuh, enggak ape-ape dicincang-cincang tubuh kite," tegas Haikal dari atas mobil komando.

Kontan saja setelah mendengar orasi Haikal, massa langsung kembali bersemangat. Mereka memekikkan takbir serempak. "Allahu akbar," sahut massa. (Baca: Tak Bisa Mendekat ke Kedubes Prancis, Massa PA212 Gelar Salat Zuhur Berjamaah di Jalan MH Thamrin)

Sebagaimana diberitakan, pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara mayoritas Islam.
Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad yang kontroversial.

Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tentara Prancis Tembaki...
Tentara Prancis Tembaki Drone yang Terbang di Pangkalan Kapal Selam Nuklir
Profil Francois Hollande,...
Profil Francois Hollande, Mantan Presiden Prancis yang Selingkuh dengan Aktris Julie Gayet hingga Hamil
Profil Julie Gayet,...
Profil Julie Gayet, Aktris yang Guncang Istana Gara-Gara Diduga Selingkuh dengan Mantan Presiden Prancis
Rekomendasi
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved