Tak Bisa Mendekat ke Kedubes Prancis, Massa PA212 Gelar Salat Zuhur Berjamaah di Jalan MH Thamrin

Senin, 02 November 2020 - 12:45 WIB
loading...
Tak Bisa Mendekat ke...
Sejumlah massa dari Persaudaran Alumni (PA) 212 dan Front Pembela Islam (FPI) menggelar salat zuhur berjamaah di Jalan MH Thamrin,Jakarta Pusat.Foto/Okezone/Fahreza Rizky
A A A
JAKARTA - Sejumlah massa dari Persaudaran Alumni (PA) 212 dan Front Pembela Islam (FPI) menggelar salat zuhur berjamaah di Jalan MH Thamrin,Jakarta Pusat. Mereka melaksanakan salat zuhur berjamaah sebelum menggelar aksir mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron .

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, massa pendemo tampak tidak bisa mendekat ke Gedung Kedutaan Besar Prancis lantaran tertahan kawat berduri dan kendaraan taktis yang telah disiagakan polisi. Massa akhirnya menggelar salat zuhur berjamaah di tengah Jalan MH Thamrin. Sementara itu jumlah massa tampak terus bertambah seiring jalannya waktu.

Mobil komando dan beberapa ambulans juga tampak sudah terlihat di lokasi. Mayoritas massa berpakaian putih dan hitam. Sementara laskar dari Front Pembela Islam (FPI) sudah bersiaga menjaga ketertiban aksi. (Baca: Macron Sebut Posisinya Bukan Mendukung Konten Kartun)

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif menegaskan, akan tetap melakukan aksi pada hari ini kendati Presiden Joko Widodo telah mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmauel Macron yang dinilai telah menghina agama Islam. "Kami tetap akan aksi hari ini," ujar Slamet saat dihubungi pada Senin (2/11/2020).

Slamet mengaku senang mendengar pernyataan Presiden Jokowi yang telah mengecam Macron. Namun, menurut dia, akan lebih bagus jika Kepala Negara menyerukan rakyat Indonesia memboikot produk Prancis. Sejumlah negara telah menyampaikan kecamannya atas pernyataan Macron tersebut, sementara aksi boikot produk Prancis telah diserukan di beberapa negara termasuk Kuwait, Qatar dan Turki.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Orang Ditahan Polisi...
4 Orang Ditahan Polisi Istanbul karena Terbitkan Kartun Nabi Muhammad dan Nabi Musa Jabat Tangan
Turki Geger Gara-gara...
Turki Geger Gara-gara Majalah Terbitkan Kartun yang Menghina Nabi Muhammad SAW
5 Negara yang Terapkan...
5 Negara yang Terapkan Hukuman Mati pada Penghina Nabi Muhammad, dari Arab Saudi hingga Nigeria
Rekomendasi
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Mayoritas Motor Listrik...
Mayoritas Motor Listrik Honda Akan Segera Diproduksi di Vietnam
Berita Terkini
Jelang Pelimpahan Tersangka...
Jelang Pelimpahan Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti, Brimob Bersenjata Lengkap Berjaga
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved