Terpeleset Saat Angkut Tanah, Pemuda Tambun Hilang Tenggelam di Kali Bekasi
Senin, 02 November 2020 - 10:51 WIB
loading...
Petugas SAR gabungan masih terus melakukan pencarian, Senin (2/11/2020). Foto: SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A
A
A
BEKASI - Seorang pemuda hilang setelah terpeleset di Kali Bekasi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (1/11/2020) petang. Hingga kini pemuda bernama Alwi (22), belum ditemukan. Petugas SAR gabungan masih terus melakukan pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Tegas Hendra Sudirman, mengatakan, berdasarka keteranga saksi, korban sedang mangangkut tanah di bantaran Kali Bekasi untuk membangun rumahnya, tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke dalam kali.
"Adik korban yang bernama Ubay melihat kejadian tersebut berusaha untuk menolong, namun korban tersebut sudah terbawa arus dan tenggelam," ujarnya, Senin (2/11/2020). (Baca juga: Kelelahan saat Berenang, Bocah Tenggelam di Kali Ciliwung)
Ubay selanjutnya melaporkan kejadian ini kepada petugas dan diteruskan kepada pihak kepolisian dan Badan SAR Nasional (BASARNAS) untuk melakukan pencarian.
Mendapati informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menggerakkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.
"Kita akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh personel dan peralatan SAR yang ada di lapangan. Semoga korban bisa segera ditemukan,” katanya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Tegas Hendra Sudirman, mengatakan, berdasarka keteranga saksi, korban sedang mangangkut tanah di bantaran Kali Bekasi untuk membangun rumahnya, tiba-tiba korban terpeleset dan jatuh ke dalam kali.
"Adik korban yang bernama Ubay melihat kejadian tersebut berusaha untuk menolong, namun korban tersebut sudah terbawa arus dan tenggelam," ujarnya, Senin (2/11/2020). (Baca juga: Kelelahan saat Berenang, Bocah Tenggelam di Kali Ciliwung)
Ubay selanjutnya melaporkan kejadian ini kepada petugas dan diteruskan kepada pihak kepolisian dan Badan SAR Nasional (BASARNAS) untuk melakukan pencarian.
Mendapati informasi tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta menggerakkan satu tim rescue ke lokasi kejadian.
"Kita akan optimalkan pencarian pada hari ini dengan mengerahkan seluruh personel dan peralatan SAR yang ada di lapangan. Semoga korban bisa segera ditemukan,” katanya.
Lihat Juga :