Pertahankan Kabupaten Sehat,Bekasi Bangun 488 Toilet di Gedung Sekolah Dasar
Minggu, 01 November 2020 - 13:23 WIB
loading...
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tengah menyiapkan diri menjadi Kabupaten Sehat 2021. Melalui program tersebut, pemerintah berkomitmen mewujudkan kabupaten yang bersih, aman, nyaman dan sehat demi menuju Indonesia Sehat.
”Tentu saja ini menjadi komitmen kami bersama untuk mewujudkan kabupaten sehat. Ini penting, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, kesehatan merupakan hal yang utama,” kata Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Minggu (1/11/2020).
Menurut dia, komitmen Kabupaten Bekasi ini selaras dengan program Kabupaten/Kota Sehat yang digalakkan Menteri Kesehatan bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam penghargaan Swasti Saba. Pada 2019 lalu, Eka menerima penghargaan Swasti Saba Padapa bersama 177 bupati/wali kota dan enam gubernur lain. Berbekal hal tersebut, Eka menargetkan prestasi serupa pada ajang dua tahunan itu.
”Tidak hanya sekadar penghargaan tapi bagaimana kita benar-benar mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat,” ujarnya. (Baca: UMP DKI Naik Rp4,4 Juta kecuali Kegiatan Usaha Terdampak Covid)
Salah satu upaya untuk mewujudkan komitmen tersebut di antaranya dengan mengubah perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2020, Pemkab Bekasi mengalokasikan pembangunan toilet secara massal di setiap sekolah dasar maupun menengah pertama.
Berdasarkan data Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, terdapat 488 toilet yang dibangun di setiap sekolah dengan anggaran mencapai Rp98 miliar. Ditargetkan, pembangunan toilet secara massal ini selesai pada pertengahan Desember tahun ini.
”Jadi ini sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah mendukung program KKS atau kabupaten kota sehat. Totalnya ada 488 sekolah yang WC atau toiletnya dibangun, tersebar di 23 kecamatan,” kata Kepala Bidang Bangunan Negara Benny Sugiarto Prawiro.
”Tentu saja ini menjadi komitmen kami bersama untuk mewujudkan kabupaten sehat. Ini penting, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang, kesehatan merupakan hal yang utama,” kata Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Minggu (1/11/2020).
Menurut dia, komitmen Kabupaten Bekasi ini selaras dengan program Kabupaten/Kota Sehat yang digalakkan Menteri Kesehatan bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam penghargaan Swasti Saba. Pada 2019 lalu, Eka menerima penghargaan Swasti Saba Padapa bersama 177 bupati/wali kota dan enam gubernur lain. Berbekal hal tersebut, Eka menargetkan prestasi serupa pada ajang dua tahunan itu.
”Tidak hanya sekadar penghargaan tapi bagaimana kita benar-benar mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih sehat,” ujarnya. (Baca: UMP DKI Naik Rp4,4 Juta kecuali Kegiatan Usaha Terdampak Covid)
Salah satu upaya untuk mewujudkan komitmen tersebut di antaranya dengan mengubah perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah. Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan 2020, Pemkab Bekasi mengalokasikan pembangunan toilet secara massal di setiap sekolah dasar maupun menengah pertama.
Berdasarkan data Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, terdapat 488 toilet yang dibangun di setiap sekolah dengan anggaran mencapai Rp98 miliar. Ditargetkan, pembangunan toilet secara massal ini selesai pada pertengahan Desember tahun ini.
”Jadi ini sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah mendukung program KKS atau kabupaten kota sehat. Totalnya ada 488 sekolah yang WC atau toiletnya dibangun, tersebar di 23 kecamatan,” kata Kepala Bidang Bangunan Negara Benny Sugiarto Prawiro.
Lihat Juga :